BOPM Wacana

Kata Mahasiswa tentang Sepeda Kampus

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Anggun Dwi Nursita

Sepeda kampus ialah program kerja yang diusung oleh USU ASRI. Program ini merupakan lanjutan dari program bus kampus. Sepeda kampus nantinya itu berkonsep bicycle sharing. Konsep bicycle sharing mengedepankan jumlah pengguna sepeda yang dipakai dalam satu hari. Bukan seperti bicycle rental yang mengedepankan lamanya pemakaian oleh pengguna.

Untuk pengadaan sepeda USU dapatkan dana hibah dari United States Agency for International Development  dan The Indonesia Clean Energy Development. Dalam pelaksanaannya, mulai pengadaan sepeda hingga pembuatan stasiun dilakukan oleh PT. Djawa Baru. Lalu penambahan sepeda dilengkapi dari Corporate Social Responbility USU.

Sepeda kampus dirancang untuk mengurangi gas buang alat transportasi dan menekan angka kemacetan di Kota Medan. Awal tahun depan sekitar 150 unit sepeda akan diluncurkan  untuk realisasikan pada program ini. Bagaimana tanggapan mahasiswa mengenai program ini?

 

Amelia Liliska Damanik – Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 2014

Amelia Liliska DamanikSaya baru tahu tentang sepeda kampus dan saya setuju dengan pengadaannya. Banyak hal positif dari sepeda kampus seperti membantu transportasi mahasiswa. Namun penggunaan sepeda kampus harusnya bisa digunakan lebih dari tiga puluh menit. Sebab sebagian mahasiswa banyak punya jadwal kuliah yang molor, jadi terkadang masih punya waktu untuk memakai sepeda. Jadi, waktu tiga puluh menit kurang untuk menggunakan dan pengembalian sepeda. Selain itu dipertimbangkan juga mahasiswi yang memakai rok.

 

Murti Sonangda – Fakultas Pertanian 2013

Murti SonangdaProgram ini baru saya dengar. Saya setuju dengan adanya sepeda kampus untuk memperbaiki lingkungan. Tapi dilihat dulu bagaimana sistem penggunaanya. Saya pikir saat mahasiswa menggunakan sepeda tidak perlu dibatasi lama peminjamannya. Karena pemakaian sepeda itu enggak menentu. Jika waktu penggunaannya terbatas, pos pengembalian sepeda perlu dibuat di banyak tempat. Terutama di tempat yang strategis.

 

Sri Handayani Husna — Fakultas Pertanian

Sri HandayaniSaya belum tahu USU akan buat sepeda kampus. Saya kurang setuju karena penggunaan sepeda hanya tiga puluh menit. Ribet kalau ditentukan waktu penggunaanya walaupun dibikin banyak pos. Pun kalau parkiran kendaraan mahasiswa seperti mobil atau motor dibuat jadi satu area harus dipikirkanlah bagaimana tingkat keamanannya.

 

Ria Maria – Fakultas Ilmu Budaya 2012

Ria MariaSaya baru mendengar program sepeda kampus. Ini adalah hal yang baik dan dapat membantu aktivitas di kuliah. Saya rasa sepeda kampus menghadirkan banyak manfaat seperti mengurangi polusi udara, menekan kemacetan, ramah lingkungan, menyehatkan, dan bisa menjadi transportasi kampus yang cukup cepat. Tentunya sepeda kampus dapat digunakan oleh seluruh mahasiswa. Jadi setelah dikembalikan harus benar-benar di cek oleh petugas apakah ada kerusakan pada sepeda agar pemakai dapat bertanggung jawab atas kerusakan. Atau ada cara lain dari pihak USU memantau kerusakan sepeda. Juga dibuat jalur khusus sepeda agar tidak menganggu pejalan kaki maupun transportasi lain.

Muhammad Iqbalsyah Pasaribu – Fakultas Teknik 2010

Muhammad Iqbalsyah PasaribuSaya sudah tahu USU ASRI rencanakan sepeda kampus pada awal September. Menurut saya ada sisi baik dan buruknya.  Di satu sisi, dengan direalisasikannya sepeda kampus, pastinya akan mengurangi polusi udara. Selain itu masyarakat USU juga lebih sehat. Tetapi dengan direalisasikannya sepeda kampus ini akan ada potensi bertambahnya volume pengendara di jalan-jalan kampus. Perlu ada strategi–strategi dalam perencanaan agar program sepeda kampus ini matang dan tak ada masalah baru. Mungkin bisa dibuat kendaraan bermotor tidak boleh memasuki area kampus dan sebagainya. Namun secara keseluruhan saya mendukung penerapan program ini.

Murni Dahlena Gultom – Fakultas Hukum 2011

Murni Dahlena GultomSaat ini saya baru mendengar program sepeda kampus. Sebenarnya progam sudah bagus. Tetapi apa ada upaya untuk mengurangi kendaraan yang masuk. Progamnya pun jadi tidak efektif kalau enggak dibarengi dengan pengurangan jumlah masuk kendaraan. Kadang mahasiswa yang tempat tinggalnya dekat dengan kampus malah membawa kendaraan sendiri. Mahasiswa juga banyak yang gengsi pakai sepeda. Sosialisasinya juga harus lebih diperhatikan.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).