
Oleh: Tio Hasianna Vincentia Hutahaean
Dalam gelap malam yang tanpa suara,
Aku terperangkap dalam sepi yang meronta,
Hati ini merindu, meraba tanpa arah,
Menghitung bintang, berharap ada yang tiba.
Turunlah penjaga jiwa,
Dengan sayap yang membelai setiap luka,
Dengan sinar yang lembut menembus kabut,
Yang mampu menyembuhkan hati yang terkoyak.
Di bawah langit yang kelam,
Teringat aku pada janji yang tidak terucap,
Aku menunggu keajaiban,
Seperti tumbuhan yang merunduk dalam hujan.
Datangkanlah pelita dalam gulita,
Bukan hanya untuk membimbing langkah,
Namun untuk membawa sejumput cahaya,
Yang dapat mengusir segala kesedihan yang terpendam.
Biarkan angin malam berbisik lembut,
Menyampaikan harap yang tidak terlihat,
Aku hanya ingin satu:
Penjaga yang membawa harapan.



