BOPM Wacana

Doa yang Tertunda

Dark Mode | Moda Gelap
Ilustrasi. | Tio Hasianna Vincentia Hutahaean

Oleh: Tio Hasianna Vincentia Hutahaean

Dalam gelap malam yang tanpa suara,

Aku terperangkap dalam sepi yang meronta,

Hati ini merindu, meraba tanpa arah,

Menghitung bintang, berharap ada yang tiba.

 

Turunlah penjaga jiwa,

Dengan sayap yang membelai setiap luka,

Dengan sinar yang lembut menembus kabut,

Yang mampu menyembuhkan hati yang terkoyak.

 

Di bawah langit yang kelam,

Teringat aku pada janji yang tidak terucap,

Aku menunggu keajaiban,

Seperti tumbuhan yang merunduk dalam hujan.

 

Datangkanlah pelita dalam gulita,

Bukan hanya untuk membimbing langkah,

Namun untuk membawa sejumput cahaya,

Yang dapat mengusir segala kesedihan yang terpendam.

 

Biarkan angin malam berbisik lembut,

Menyampaikan harap yang tidak terlihat,

Aku hanya ingin satu:

Penjaga yang membawa harapan.

Komentar Facebook Anda

Tio Hasianna Vincentia Hutahaean

Penulis adalah Mahasiswa Psikologi FPsi USU Stambuk 2023. Saat ini Tio menjabat sebagai Redaktur Artistik BOPM Wacana.

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4

AYO DUKUNG BOPM WACANA!

 

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan media yang dikelola secara mandiri oleh mahasiswa USU.
Mari dukung independensi Pers Mahasiswa dengan berdonasi melalui cara pindai/tekan kode QR di atas!

*Mulai dengan minimal Rp10 ribu, Kamu telah berkontribusi pada gerakan kemandirian Pers Mahasiswa.

*Sekilas tentang BOPM Wacana dapat Kamu lihat pada laman "Tentang Kami" di situs ini.

*Seluruh donasi akan dimanfaatkan guna menunjang kerja-kerja jurnalisme publik BOPM Wacana.

#PersMahasiswaBukanHumasKampus