BOPM Wacana

USU ASRI, Kurang Sosialisasi dan Transparansi

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Rati Handayani

USU ASRI (Academic, Sustainability, Relevance, Integrated) adalah program kerja non-akademik Rektor Prof Syahril Pasaribu terkait pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur serta sarana dan prasarana USU. Program ini tengah berlangsung dan akan berakhir 2015 nanti bersamaan dengan habisnya masa jabatan rektor. Ada tujuh program yang diutamakan dalam program ini yakni pemeliharaan, pembangunan gedung kuliah baru, pengembangan ikon USU, perbaikan drainase lingkungan serta pemeliharaan halaman bangunan di lingkungan kampus, pengembangan fasilitas umum untuk mahasiswa USU dan pemeliharaan kantor satuan pengamanan (satpam), pengembangan direktori dan signage kampus, serta penataan dan pengembangan hutan koleksi tropis dan hutan kampus. Lantas bagaimana pandangan mahasiswa tentang USU ASRI?

Agus Rianto – Fakultas Ilmu Budaya 2010

Agus RiantoAwalnya, dari namanya saya kira USU ASRI adalah penghijauan di USU. Tenyata itu adalah program pengembangan infrastruktur dan prasarana di USU. Saya lihat terlalu mubazir dana beberapa program kerja. Ada baiknya fasilitas mahasiswa dalam perkuliahan juga diperhatikan. Misalnya saja di ruang kuliah saya enggak ada kipas dan penerangannya kurang. Belum lagi toilet di beberapa departemen yang tidak bagus. Selain itu, hendaknya ditanya juga pendapat dari orang yang merasakan perkembangan kampus ini yaitu mahasiswa atau undang pemerintahanmahasiswa (Pema) untuk memberi masukan.

 

 

 

 

Amir Fadli Nasution – Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial 2009

Amir Fadli NasutionMenurut saya, dana untuk program ini perlu transparansi, sebenarnya itu ada dari papan proyek yang dipasang. Namun papan proyek itu kan hanya pemberitahuan dan tidak ada rincian kerja yang spesifik. Program ini ada nilai positifnya, sepertipembangunan gedung di Fakultas Ilmu Sosial IlmuPolitik (FISIP) bagus untuk perkuliahan nantinya. Tapi ada beberapa pembangunan yang saya pikir aneh, seperti trotoar di Jalan Universitas itu, padahal masih bagus tapi kok dibongkar. Harusnya dana itu dialihkan untuk kebutuhan yang lebih prioritas seperti kebutuhan laboratorium mahasiswa dan jangan hanya pembangunan yang nampak jelas dan besar saja.

 

 

 

 

Siti Syarifah – Fakultas Ilmu Budaya 2008

Siti SyarifahSaya tahu USU ASRI adalah pembangunan-pembangunan gitu. Tapi saya lihat agak boros. Contohnya saja pergantian genteng koridor di FakultasIlmu Budaya (FIB) ini. Dulunya, genteng itu masih bagus tapi diganti sama seng. Kalau mengenai bus kampus saya harap armada busnya ditambah dan dibuat halte yang beratap selayaknya halte. Ke depan harusnya diperhatikan penunjang perkuliahan mahasiswa. Selain itu, ruang untuk organisasi mahasiswa hendaknya diperhatikan karena wadah untuk pengembangan mahasiswa. Itu jugadibutuhkan mahasiswa.

 

 

 

 

Meiria Primsa Sitepu – Fakultas Ekonomi 2012

Meiria Primsa SitepuSaya tahu USU ASRI dari tulisan yang ada di bus kampus dan twitter. Kalau dari namanya saya pikir berhubungan dengan USU bersih dan hijau. Saya kurang tahu soal program ini, mungkin karena sosialisasinya yang kurang. Tapi jika USU ASRI memang untuk pengembangan saran dan infrastruktur kampus, perlu juga diperhatikan fasilitas mahasiswa. Misalnya di laboratorium komputer di kampus saya ini komputernya banyak yang rusak sehingga enggak bisa dipakai lagi.

 

 

 

 

Raja Nindangi Lingga– Fakultas Kesehatan Masyarakat 2010

Raja Nindangi LinggaSaya hanya tahu beberapa hal USU ASRI, mungkin karena kurang sosialisasi dan transparansi. Sedangkan mahasiswa perlu tahu program ini karena setahu saya universitas punya hak otonom untuk pengembangan dan pembangunannya. Saya tidak berani bilang program yang dijalankan selama ini tepat sasaran atau tidak. Namun yang saya lihat dalam perbaikan drainase di lingkungan USU ini agak sedikit gantung. Jangan cuma drainase dekat Taman Kanak-kanak (TK) itu ajatapi saya pikir drainase di samping Fakultas Hukum (FH) itu juga perlu diperbaiki. Semoga USU ASRI ke depan lebih baik menyentuh mahasiswa.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).