BOPM Wacana

Tuntut Turunkan Rezim SBY-Boediono, Demonstran Blokir Jalan

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Aulia Adam

Rektor USU Prof Syahril Pasaribu menemui mahasiswa yang melakukan aksi demo, Rabu (18/6) malam.| Andika Syahputra
Rektor USU Prof Syahril Pasaribu menemui mahasiswa yang melakukan aksi demo, Rabu (18/6) malam.| Andika Syahputra

BOPM WACANA — Puluhan mahasiswa yang menamakan dirinya Keluarga Besar Mahasiswa USU melakukan aksi menuntut turunkan rezim SBY-Boediono di depan Pintu 1 USU, Rabu (19/6) malam. Dalam aksinya, demonstran membakar ban dan memblokir simpang kampus, antara Jalan Dr Mansyur dan Jalan Jamin Ginting.

Menurut Maradona Sihombing, salah seorang demonstran, aksi ini dilaksanakan atas keprihatinan mahasiswa terhadap rezim SBY-Boediono yang dinilai sebagai rezim anti-rakyat. Dalam aksi yang sama, demonstran juga menyebarkan selebaran berisi tuntutan mereka.

Syarif, salah seorang pengendara sepeda motor mengaku merasa terganggu dengan adanya aksi tersebut. Menurutnya, mahasiswa tidak perlu sampai memblokir jalan karena menyebabkan macet. “Jadi banyak orang yang susah karena jalan diblokir gini,” tambahnya.

Sementara Sita, salah seorang warga sekitar menganggap wajar demonstran yang turut memblokir jalan. “Tapi tidak usah sampai polisi turun lah. Sakit mata saya kalau sampai ada gas air mata lagi,” katanya. Ia berharap mahasiswa tidak bersikap anarkis seperti malam sebelumnya (18/6).

Aksi yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut berakhir tenang hingga pukul 01.16 WIB dini hari. Namun sempat terjadi insiden pegawai Indomaret kesurupan melintasi tempat kejadian yang menyebabkan sedikit kericuhan. Tapi kericuhan dapat dikendalikan.

 

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).