Oleh: Yulia Pransiska

BOPM WACANA – Tim Horas akan mengikuti Kompetisi Mobil Hemat Energi (KMHE) 2017 di Surabaya. Menurut Andri Suherman Panjaitan selaku Ketua Tim Horas 2017, Tim Horas telah haus akan juara semenjak tahun 2016 dan setelah kalah dalam Shell Eco Marathon (SEM) Asia 2017 di Singapura Maret lalu. “Jadi tahun ini terjun ke nasional,” ujar Andri, Kamis (8/6).
Berbeda dengan SEM Asia 2017 yang membawa dua jenis mobil yaitu satu mobil prototipe dan satu mobil berkonsep urban, pada KMHE 2017 Tim Horas ingin memfokuskan jenis urban. Menurutnya, kedua mobil urban ini masing-masing berbahan bakar etanol dan diesel.
Andri mengatakan, Tim Horas masih berpotensi membawa nama USU di tingkat nasional dengan mobil urban, sebab mobil berbahan bakar diesel sudah lama tak ikut dalam kompetisi. Padahal sejak tahun 2012, mobil berbahan bakar diesel merupakan penyumbang prestasi kepada Tim Horas. “Sempet buka tutup juga main di diesel, itu karena kita kurang persaingan di Prototype,” tambahnya.
M Alwi Hudaya P, Mahasiswa Departemen Teknik Industri 2013 merespons positif keikutsertaan Tim Horas dalam KMHE 2017 ini. Ia mengatakan bahwa Tim Horas pasti bisa mengharumkan nama baik USU dan Fakultas Teknik kembali. “Semoga bisa mendapat gelar juara nantinya,” tutup Alwi.
Sama seperti Alwi, Andri pun berharap dapat membawa piala kembali untuk USU. Menurutnya nama Tim Horas yang dulu sangat melejit tak ingin turun bagi generasi penerusnya.
Andri menambahkan, hingga saat ini pengumuman tanggal digelarnya KMHE 2017 belum dipublikasikan oleh panitia pelaksana.