BOPM Wacana

Tahun Ini Jong Bataks Arts Festival Angkat Tema Topeng

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Ika Putri A Saragih

Ojax Manalu, Direktur Rumah Karya Indonesia sedang menjelaskan konsep acara Jong Batak Art Festival 3 yang diadakan pada 25-28 Oktober 2016 di Taman Budaya Sumatera Utara, Selasa (25/7).| Amelia Ramadhani
Ojax Manalu, Direktur Rumah Karya Indonesia sedang menjelaskan konsep acara Jong Batak Art Festival 3 yang diadakan pada 25-28 Oktober 2016 di Taman Budaya Sumatera Utara, Selasa (25/7).| Amelia Ramadhani

BOPM WACANA —  Tahun ini Jong Batak Arts Festival #3 mengangkat tema topeng. Tema ini diangkat mengingat lekatnya penggunaan topeng pada ritual-ritual adat Batak. “Juga untuk memberi tahu masyarakat bahwa suku Batak punya topengnya masing-masing,” demikian dikatakan Ojax Manalu, Direktur Rumah Karya Indonesia sekaligus Ketua Panitia, Selasa (25/10).

Lebih lanjut dikatakan Ojax dibalik topeng ada banyak literasi yang bisa dipelajari untuk bisa mengetahui suku yang memakainya. Ada empat jenis topeng yang ditampilkan yakni Topeng Pak-Pak, Topeng Simalungun, Topeng Karo, dan Topeng Toba. Nantinya pertunjukkan topeng ini akan diwujudkan ke dalam tarian dengan iringan musik, lukisan dan seni rupa.

Salah satu pengunjung yang berasal dari Universitas Indraprasta Jakarta, Chandra News mengatakan mendapat referensi baru buat penelitiannya yang bertema Topeng Batak. Ia juga mengapresiasi tema ini karena kini Topeng Batak sudah mulai langka terutama di daerah Pak-Pak dan Tapanuli. Ia berharap kegiatan ini terus berlangsung agar generasi muda mudah mempelajari sejarah.

Ojax bilang dicanangkan tahun depan tidak hanya Jong Batak Arts Festival yang berlangsung namun juga Jong Sumatera Festival. “Masih kita rencanakan,” tutupnya.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).