BOPM Wacana

SMeCK Hooligan Pilih Bersikap Netral

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Fredick Broven Ekayanta Ginting

2013 - SMeCK HooliganBOPM WACANA ­­ Ketua komunitas suporter Persatuan Sepak bola Medan Sekitarnya (PSMS) Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan Nata Simangunsong mengungkapkan posisi SMeCK Hooligan saat ini dalam mendukung PSMS Medan adalah netral. Tidak membeda-bedakan antara tim yang satu dan lainnya. Seperti yang diketahui, saat ini PSMS Medan terpecah menjadi PSMS Medan dibawah PT Liga Indonesia (LI) dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).

Hal ini diungkapkannya kala SMeCK Hooligan menggelar posko Ramadan di pelataran parkir Stadion Teladan, Senin (22/7). Salah satu bentuk sikap netral ini ditunjukkan dengan gelaran acara yang telah dilaksanakan setiap bulan Ramadan sejak 2008 silam. “Kita undang semua pihak. Bagi kita (SMeCK Hooligan –red) sama. Kita adakan ini gak ke ranah konfliknya,” ujar Nata.

Ia menambahkan, posko Ramadan ini diharapkannya dapat membangun silaturahmi terhadap seluruh elemen yang terkait dengan PSMS Medan. “Dari sini mau berangkat ke PSMS Medan. Setelah lebaran nanti perhatian fokus ke PSMS. Sekarang kita masih netral,” tambahnya.

Nata mengatakan, walaupun PSMS sedang dalam proses pembenahan dan pengobatan setelah sakit, SmeCK Hooligan tetap dukung PSMS Medan. Karena PSMS adalah roda jiwa mereka. Menurutnya, para pemain PSMS Medan yang selama ini telah bermain harus dipertahankan hingga kompetisi 2014 nanti. “Karena sudah teruji militansinya,” sebutnya.

SMeCK Hooligan menyayangkan terpecahnya PSMS Medan serta berbagai masalah yang menderanya, seperti persoalan gaji para pemain. Hingga ia berharap pasca lebaran nanti PSMS Medan dapat bersatu. “Habis lebaran, siapa yang buat PSMS jadi dua: lawan!” pungkasnya.

Dalam posko Ramadan ini, SMeCK Hooligan telah mengundang seluruh pihak mulai dari pengurus tim, manajemen tim, pemain, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut, Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumut, dan elemen-elemen sepak bola lainnya. Harapannya setelah acara ini dapat menyatukan aspirasi dari semua pihak tersebut.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).