BOPM Wacana

Rumah Karya Indonesia Gelar Jong Bataks Arts Festival Keempat

Dark Mode | Moda Gelap
Penampilan Sumatera Incidental Music bertajuk Ibu pada hari pertama Jong Bataks Arts Festival ke-4, Rabu (25/10) di Taman Budaya Sumatera Utara. | Vanisof Kristin Manalu

Oleh: Krismon Duha

Medan, suarausu.co Rumah Karya Indonesia (RKI) mengadakan Jong Bataks Arts Festival pada tahun keempat di Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) dari 25-28 Oktober 2017. “RKI ingin mengadakan festival yang konsisten setiap tahun di Medan,” ujar Direktur RKI Ojax Manalu, Rabu (25/9).

Ojax mengatakan pengisi acara berasal dari dalam dan luar daerah Sumatera Utara. Misalnya, Riau Ritem Chambers Indonesia dari Provinsi Riau dan Minang Petagong dari Sumatera Barat. Sementara Ketua Badan Pelaksana Geopark Kaldera Toba Alimin Ginting membuka acara dengan memukul alat musik gordang sambilan.

Festival ini akan berlangsung selama empat hari mulai dari pukul 14.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Dengan rangkaian acara antara lain penampilan seni dan budaya dari pelajar beberapa sekolah menengah atas di Sumatera Utara, pertunjukan musik, tari, dan world music.

Selain itu, diadakan seminar bertajuk Musik dan Manusia serta workshop bertajuk Master Class Film Pelajar. Pada hari terakhir, akan diadakan karnaval budaya dari TBSU menuju Lapangan Merdeka.

Acara ini terbuka untuk umum dan pengunjung membayar donasi sebesar Rp15.000 dan Rp25.000, tergantung posisi duduk penonton. Melalui acara ini, RKI berharap dapat menghadirkan kembali ruang pertunjukan seni di kota Medan yang dapat dinikmati masyarakat.

Remli Simarmata, salah satu pengunjung, mengatakan acara tahun ini berkelas sebab pertunjukan yang ditampilkan unik dan tidak pernah ditampilkan sebelumnya. Misalnya, world music yang diibawakan grup Arunika dan Sumatera Incidental Music. “Kalau di luar harga tiket pertunjukan mungkin ratusan ribu,” ujarnya.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).