BOPM Wacana

Perdana, Kampanye Pemira FH Dibuka dengan Seremoni

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Mutia Aisa Rahmi

Dua orang mahasiswa melewati tempat pendafaran peserta pemira FH yang sudah tutup, Senin (3/11) . | Mutia Aisa Rahmi
Dua orang mahasiswa melewati tempat pendafaran peserta pemira FH yang sudah tutup, Senin (3/11) . | Mutia Aisa Rahmi

BOPM WACANA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Fakultas Hukum (FH) membuka masa kampanye pemilihan umum raya (pemira) dengan seremoni 10 November besok di area garden class jam 9 pagi. Hal ini disampaikan Ketua KPU FH Bakhtiaruddin D, Jumat (7/11).

Bakhti mengatakan acara ini belum pernah digelar sebelumnya. Dalam acara tersebut setiap kelompok aspirasi mahasiswa (KAM) dan calon gubernur-wakil gubernur (cagub-wagub) masing-masing memperkenalkan diri di depan mahasiswa. Menurutnya, seremoni seperti ini dapat menjalin hubungan yang lebih dekat antarpeserta pemira dan mahasiswa. “Selain itu, juga agar terjalin hubungan baik agar tak terjadi konflik,” paparnya.

Agung Hamdi, salah seorang calon gubernur menyambut baik hal ini. Menurutnya acara semacam ini berpengaruh besar pada keaktifan mahasiswa mengikuti pemira. “Agar mereka (mahasiswa—red) lebih tahu sehingga lebih aktif,” tegasnya.

Pembukaan ini akan dihadiri seluruh perwakilan KAM dan cagub-wagub yang telah lulus verifikasi dan dinyatakan sah jadi peserta pemira. KAM tersebut yakni KAM Madani, KAM Rabbani, KAM Bersama, KAM Pembebasan, KAM Erat, KAM Revolusi, dan KAM Nusantara. Sedangkan cagub-wagubnya yakni Agung Hamdi-Zuhri Eko, Andreas Lifra-Frimanda Ginting, Anggie R K Harahap-Auzy Arifin Hutabarat, Yersa Umar Hasibuan-Teresia Gabriella C Sinuraya, dan Dennny Dendi-Michael Benhard.

Ada pun masa kampanye untuk KAM dimulai 11-14 November dan untuk cagub-wagub 17-20 November mendatang. Setelah debat kandidat pada 21 November dan masa tenang pada 22-25 November, pemira digelar pada 26 November.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).