BOPM Wacana

Pema FKM Adakan Diskusi Publik Penerapan KTR di USU

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Krismon Duha

Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Erdianta selaku moderator memimpin jalannya Diskusi Publik tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Selasa (6/6) di Wisma USU. | Evan Christhopel Marpaung

BOPM WACANA – Pemerintahan Mahasiswa (Pema) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) mengadakan Diskusi Publik pada Selasa, 6 Juni 2017 di Wisma USU. Diskusi ini membahas mengenai penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang belum merata ke seluruh fakultas di USU. “FKM yang sudah menerapkan KTR ini dirasa masih belum berpengaruh untuk mewujudkan kawasan FKM yang bebas dari asap rokok,” tukas Ketua Panitia Diskusi Publik Muhammad Arif Rivaldi, Selasa (6/6).

Arif menjelaskan, dalam diskusi publik ini dibahas mengenai penerapan KTR yang seharusnya diterapkan di semua area USU. Untuk kawasan fakultas, hingga saat ini hanya FKM yang sudah menerapkan KTR. “Area FKM dipasang tulisan ‘Kawasan Bebas Rokok’ ketika masuk,” ujarnya. Menurutnya semua area di USU seharusnya diberlakukan KTR mengingat USU adalah wilayah akademis.

Diskusi ini akhirnya menyepakati bahwa kerja sama dari seluruh pihak dan peran para pejabat USU sangat penting untuk mencapai target penerapan KTR. Nantinya, hasil diskusi ini akan dilampirkan dalam bentuk deklarasi yang disetujui semua peserta lalu diserahkan ke rektorat USU.

Dini Annisa Barkah, Mahasiswa FKM 2014 mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat menemukan solusi dari penerapan KTR yang belum efektif. “Kalau bisa diskusi seperti ini lebih sering diadakan lagi,” ujarnya.

Diskusi ini dihadiri oleh perwakilan dari wakil rektor I, Pema sekawasan USU, ketua KPU USU, perwakilan dinas kesehatan kota Medan, perwakilan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumatera Utara (STIKESSU). Hadir pula beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) di kota Medan yang peduli terhadap masalah KTR.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).