BOPM Wacana

Mahasiswa Keluhkan Kondisi Toilet FISIP

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Maya Anggraini S

Kondisi toilet wanita di depan kantin FISIP, Senin (28/4). | Maya Anggraini S
Kondisi toilet wanita di depan kantin FISIP, Senin (28/4). | Maya Anggraini S

BOPM WACANA | Sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) keluhkan toilet di samping Kantin FISIP dan Gedung D. Toilet pria di Gedung D tidak pernah dibuka sebab dalam keadaan rusak. Maka toilet wanita dijadikan toilet pria dan wanita. Selain itu, toilet di samping kantin FISIP juga tak layak pakai. Hal ini disampaikan Adhe Nowanda Putri, mahasiswa FISIP 2011, Senin (28/4).

Adhe bilang kondisi toilet di depan Kantin FISIP sangat tidak nyaman. Pintu toilet rusak, kotor, saluran pembuangan air tersumbat serta keramik toilet retak. “Karena pintunya rusak saya jarang pakai yang disamping Kantin FISIP,” kata Adhe.

Pun mahasiswa FISIP 2011 Santo Hura keluhkan hal yang sama. Ia mengaku tidak nyaman berbagi kamar mandi dengan wanita. “Risihlah terkadang lihat pria masuk toilet wanita,” katanya. Santo bilang saat ini ada empat pintu toilet yang rusak dan tidak layak. Pun satu toilet kebersihannya kurang dijaga.

Menanggapi keluhan mahasiswa, Kepala Subbagian Perlengkapan FISIP Hanuar Rangkuti mengatakan Oktober 2013 toilet di depan Kantin FISIP dan Gedung D telah diperbaiki dan sudah ada upaya perawatan. “Sudah ada ditambah karyawan kebersihan walaupun satu orang,” tambahnya. Untuk tahun ini, ia juga telah mengusulkan penambahan karyawan perawatan kamar mandi.

Hanuar juga bilang harusnya mahasiswa bantu jaga kebersihan toilet. Salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya, tidak ke dalam toilet.

Adhe pun setuju dengan Hanuar agar mahasiswa menjaga kebersihan toilet. Namun ia tetap sarankan dekanat perbaiki toilet yang rusak karena mengganggu kenyamanan, seperti bau toilet yang menyebar hingga musala dan kantin.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).