BOPM Wacana

KAK-SU Gelar Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh:  Arman maulana

Lindung Sirait (dengan pelantan suara) berorasi menolak kenaikan harga BBM di Bundaran SIB, Kamis (20/11). | Arman Maulana
Lindung Sirait (dengan pelantan suara) berorasi menolak kenaikan harga BBM di Bundaran SIB, Kamis (20/11). | Arman Maulana

BOPM WACANA  Ratusan massa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Kampus Sumatera Utara (KAK-SU) gelar aksi tolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Bundaran Sinar Indonesia Baru, pagi tadi. “Kenaikan harga BBM bukan untuk kepentingan rakyat, tapi hanya untuk kepentingan pihak asing,” ujar Brillian Amial Rasyid, Presiden Mahasiswa USU saat berorasi.

Berkaitan dengan hal ini, Pemimpin Aksi Lindung Sirait mengatakan aksi ini merupakan kampanye publik agar masyarakat mau bersama-sama menolak kenaikan harga BBM. Lindung berpendapat kalau selama ini kenaikan BBM selalu dilakukan tanpa dalil yang jelas.” Padahal sekarang minyak dunia sedang turun sekarang,” ungkapnya.

Brilian menambahkan, selama ini sektor minyak dan gas (migas) banyak dikuasai pihak asing, yakni sebanyak 83 persen. Sedangkan untuk dalam negeri hanya menguasai sisanya, sebesar 17 persen. Dirinya berpendapat hal ini merupakan ironi, harusnya negara menguasai sektor migas untuk kepentingan rakyat. “Bukan malah menaikan harga BBM yang menyusahkan rakyat,” ujar Brilian dalam orasinya.

Terakhir, Lindung mengatakan aksi KAK-SU tidak berakhir hari ini saja. Ia mengatakan akan ada aksi lanjutan yang dilancarkan KAK-SU dengan massa yang lebih banyak. Massa yang tergabung dalam KAK-SU ini berasal dari universitas se-Kota Medan seperti USU, Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,Universitas Negeri Medan,Politeknik Negeri Medan, Institut Teknologi Medan, dan Universitas Dharma Agung.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).