BOPM Wacana

Jemaat Gereja Katolik St Yosep Dikejutkan Teror Bom

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Rahmad Alfiansyah Sinurat

| Rahmad
Beberapa polisi sedang berjaga di Gereja Katholik St. Yosep, Minggu (28/8).0| Rahmad Alfiansyah Sinurat

BOPM WACANA – Jemaat dan warga sekitar Gereja Katolik St. Yosep di Jalan Dr Mansyur, Medan, dikejutkan oleh aksi teror bom pada Minggu, 28 Agustus 2016 pagi. Palit Harahap, perwakilan umat katolik Gereja Katolik St. Yosep mengatakan, pelaku sudah dicurigai sejak awal karena membawa tas besar di punggungnya. Pun saat berdiri pelaku aksi bom tetap mengenakan tasnya. “Jemaat langsung mengejar pelaku bom untuk diserahkan kepada polisi,” katanya di halaman Gereja Katolik St Yosep, Minggu (28/8).

Palit mengatakan saat itu ia bersama jemaat sedang berdoa bersama. Pelaku bom duduk di bagian kiri bangku gereja. Lalu timbul asap dari tas pelaku pada pukul 08.20 WIB yang membuat jemaat terkejut. Pada saat bersamaan, pelaku menghampiri pastor sambil membawa pisau dan kampak. “Padahal awalnya kami melakukan aktivitas dengan baik,” ungkapnya.

Michael Rizky Aditya Purba selaku jemaat menambahkan, ada satu pelaku yang sudah tertangkap dan dua lagi melarikan diri. “Pelaku ini tidak pernah kelihatan sebagai jemaat Gereja Katolik St Yosep,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, pastor mengalami luka goresan di bagian lengannya. Tim penjinak bom dan polisi langsung datang ke tempat kejadian perkara. Hingga kini polisi masih menyelidiki motif teror bom tersebut.

 

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).