BOPM Wacana

Gubsu Ajak Masyarakat Gunakan Perbankan Syariah

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Gio Ovanny Pratama

BOPM WACANA — Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pudjo Nugroho mengajak masyarakat Medan dan Sumut untuk gunakan jasa Perbankan Syariah, menurutnya Indonesia bisa semakin sejahtera dengan ekonomi syariah karena Indonesia akan bebas dari fenomena spekulatif yang bisa mengakibatkan perubahan ekonomi yang tak diduga-duga. “Dahulu ketika krisis ekonomi 1998 hanya ekonomi syariah yang mampu bertahan dari hadangan krisis,” ungkap Gubsu padalaunching Gerakan Ekonomi Syariah (Gres) di Lapangan Istana Maimoon, Minggu (8/12).

“Semua perbankan membuka counter-nya hari ini dan di lapangan ini, maka semua yang hadir di sini sudah harus memiliki rekening perbankan syariah!” ajaknya.

Gubsu menyatakan kurangnya kesadaran di kalangan masyarakat untuk menggunakan jasa perbankan syariah akibat kurangnya kreatifitas dan inovasi dari penyedia jasa perbankan syariah untuk mempromosikan perbankan syariah di masyarakat umum. Ia mengatakan nasabah perbankan syariah tak hanya umat muslim bahkan di negara eropa perbankan syariah tumbuh dengan baik.

Harry Utomo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah IX NAD-Sumut, mendukung ajakan Gubsu. Ia memaparkan statistik dan keadaan pertumbuhan ekonomi syariah yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi konvensional. Berdasarkan data statistik pangsa pasar perbankan syariah mampu tumbuh sebesar 41,7 persen. Angka ini jauh di atas angka pertumbuhan perbankan konvensional sekitar 30 persen.“Bahkan di Sumut pun perbankan syariah juga tunjukan pertumbuhan yang signifikan,” paparnya.

Sedangkan menurut Deden Abdurrahman Ketua Aliansi Bank Syariah Indonesia (Abisindo), ekonomi syariah bisa diterapkan pada semua lapisan masyarakat Indonesia, karena jumlah masyarakat muslim Indonesia sangat besar, tidak hanya itu nilai-nilai ekonomi syariah bersifat universal dan sangat mudah diterima masyarakat luas.

Ekonomi syariah adalah sistem ekonomi yang dalam penerapan dan transaksinya menerapkan nilai-nilai syariah, tidak ada unsur ribawi tidak ada spekulasi dan adil.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).