BOPM Wacana

Fotografer Wedding Harus Paham Prioritas Pengambilan Foto

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Hadissa Primanda

BOPM WACANA | Fotografer wedding harus memahami dan memerhatikan secara saksama prioritas dalam pengambilan fotowedding. Ini adalah hal dasar yang harus diketahui fotografer wedding, karena banyak fotografer yang gagal karena tidak tahu tentang ini. Seperti yang disampaikan Mizbahul Munir, fotografer wedding ternama asal Jogjakarta dalam Workshop Photography bertajuk Conceptual Wedding Photography, Jumat (27/9) di Soho, Capital Building.

Ia menjelaskan, setelah menentukan konsep dan tema yang tepat, prioritas pertama yang harus diperhatikan adalah pose, mimik, ekspresi, dan gestur dari pasangan yang akan difoto. Ini sangat penting untuk menunjukan keterkaitan dan ikatan antara dua orang tersebut. Prioritas selanjutnya adalah hal-hal teknis seperti properti, lokasi, make up, kostum. Setelah itu baru diperhatikan komposisi, angle, keserasianbackground.

Ditambahkan Mizbah, prioritas ini jangan dibolak balik, karena jika dibolak balik hasil dari foto wedding tersebut tidak akan bagus dan sempurna. Setiap fotografer pasti bisa mengambil gambar namun terladang jadi salah kaprah mana yang harus diprioritaskan dan mana yang tidak. “Asyik menata lighting tapi enggak mikirin mimik dan gestur klien, atau sibuk mwnata lampu tapi lupa psikologis klien yang nunggu,mood-nya bisa jadi jelek,” jelasnya.

Ovi Andha Nasution salah satu peserta workshop dari Kelas Fotografi Andi Lubis sepakat dengan hal tersebut. Ia mengaku sudah sering mengambil foto wedding dan memang prioritas di atas adalah poin-poin yang harus dipenuhi. “Kita memang harus tahu konsepnya, mengenali kliennya, jadi kita tahu gimana bagusnya untuk klien kita itu,” ujarnya.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).