BOPM Wacana

Dapat 500 juta, Tim Horas Gunakan Untuk Akomodasi

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Amelia Ramadhani

foto fix. foto ilustrasi
Foto Ilustrasi: Wenty Tambunan

BOPM WACANA | Dana hibah 500 juta yang cair 24 Desember 2014 lalu akan digunakan oleh Tim Horas untuk mengganti tiket keberangkatan yang selama ini menggunakan uang pribadi anggota. Dana tersebut berasal dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Hal ini disampaikan oleh Himsar Ambarita, pembina Tim Horas, Kamis (8/1).

Himsar bilang, sebelum dana gubsu cair, anggota tim  diwajibkan membeli tiket secara pribadi. Sebab saat itu tim tidak memiliki dana untuk membiayai keberangkatan anggota. “Untuk tidak memberatkan anggota, mereka membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan, sebab harga tiket lebih murah,” ujarnya.

Selain untuk penggantian tiket, dana itu juga akan digunakan untuk biaya akomodasi tim saat kejuaraan di Manila nanti. “Kita ada enam belas orang dari anggota tim dan beberapa orang pembimbing,” tambah Himsar.

Selanjutnya, sisa dana akan digunakan untuk mengisi  kas Tim Horas agar tak kesulitan untuk tahun berikutnya. “Tahun- tahun sebelumnya biaya akomodasi tim, riset, perakitan, pengujian, pengiriman mobil hingga kejuaraan diambil dari beasiswa yang diberikan oleh USU untuk anggota Tim Horas,” ujar Himsar.

Arie M Bangun, Ketua Tim Horas menyambut baik pengalokasian dana yang dilakukan Himsar. Menurutnya anggota tim memang sangat membutuhkan biaya tersebut. “Kalau ditanggung sendiri seperti tahun lalu memang sangat memberatkan,” ujar Arie.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).