BOPM Wacana

WR I Undang KPU Bahas Kejelasan Proses Pemira

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Nurmazaya Hardika Putri

Ilustrasi: Retno Andriani
Ilustrasi: Retno Andriani

BOPM WACANA – Hari ini Wakil Rektor (WR) I Rosmayati mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) USU untuk membahas kejelasan proses pemilihan umum raya (pemira) 2016. Hal ini dilakukannya sebab Rosmayati mendapatkan surat yang berisi tuntutan dari empat Kelompok Aspirasi Mahasiswa (KAM) yang gagal ikut pemira. “Saya jadi merasa seperti dapat surat kaleng,” kata Rosmayati di Ruang Pertemuan WR I Biro Rektor USU, Jumat (13/4).

Dalam pertemuan ini, Rosmayati ingin mendengarkan apa yang sebenarnya terjadi. Sebab empat KAM yang terdiri dari KAM Erat, KAM Madani, KAM Nasionalis, dan KAM Amdal bersikeras agar KPU USU dibubarkan. Hal tersebut pun dilakukan agar Pemira USU yang saat ini sedang memasuki masa kampanye tidak bentrok. “Jadi saya di sini untuk mengonfirmasi tuntutan dari empat KAM tersebut,” ujarnya.

Basri Syaputra, Sekretaris Jenderal KPU USU membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan WR I mengundang KPU USU untuk bertemu di ruangannya. Pun KPU USU diminta untuk mengabarkan dua KAM yang lulus verifikasi serta calon presiden mahasiswa dan calon wakil presiden mahasiswa. “Ibu itu (WR I, red) maunya janganlah ada konflik,” ujar Basri.

Rapat ini berlangsung sejak pukul 14.00 WIB dan berakhir pukul 15.00 WIB. Dalam pertemuan tersebut turut juga hadir Presiden Mahasiswa Brilian Amial Rasyid serta Menteri Dalam Negeri 2014 Ahmad Fadhlan.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).