BOPM Wacana

Tertibkan Orang Berpacaran di Kampus, Keamanan Lakukan Patroli Keliling

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Santi Herlina

Petugas keamanan sedang berjaga di pos satpam di depan Sumber, untuk menertibkan pedagang kaki lima, Jumat (1/4). | Yulien Lovenny Ester Gultom
Petugas keamanan sedang berjaga di pos satpam di depan Sumber, untuk menertibkan pedagang kaki lima, Jumat (1/4). | Yulien Lovenny Ester Gultom

BOPM WACANA | Sejak April lalu, pihak keamanan melakukan patroli keliling untuk menertibkan orang berpacaran di kampus. Patroli dilakukan pada malam hari setelah melewati zona waktu akademik, yakni selambat-lambatnya pukul 22.00 WIB. “Ini untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kepala Keamanan USU Wahyudi, Rabu (18/5).

Wahyudi mengatakan, pihak keamanan akan berkeliling USU namun fokus pada tempat-tempat gelap yang biasanya banyak didatangi orang berpacaran seperti taman di samping Fakultas Hukum dan sekitaran Auditorium. ”Di tempat-tempat ini sering kedapatan soalnya,” tukas Wahyudi. Kemudian pihak keamanan akan menegur jika ada yang masih berada di area kampus pada jam tersebut.

Mahasiswa Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2013 Atra Elisabeth menyambut baik hal ini. Menurutnya ini merupakan cara yang baik untuk memperketat keamanan di USU. Ia berharap sistem ini benar-benar dikontrol dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi seperti adanya pungutan liar saat mendapati orang berpacaran. “Semoga berjalan dengan baik agar tujuannya tercapai,” ujarnya.

Ditambahkan Wahyudi, rencananya gerbang USU akan ditutup hari Sabtu dan hari-hari libur. Namun ini masih tahap persiapan sebab masih banyak perangkat yang belum siap sedia, seperti CCTV, portal, dan satuan pengamanan. Hal ini dilakukan untuk memperkecil terjadinya kriminalitas di area kampus. Untuk saat ini, patroli keliling akan dimaksimalkan sembari menunggu kelengkapan tersebut.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).