BOPM Wacana

Telekinesis, Antara Kekuatan Telepati dan Trik Sulap

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Baina Dwi Bestari/Berbagai Sumber

Anda pasti pernah melihat pesulap atau siapa saja yang menunjukkan kemampuannya dalam membengkokan sendok, atau menggerakan suatu benda hingga bergeser beberapa senti dari tempatnya hanya dengan melihatnya saja. Kemampuan tersebut disebut dengan telekinesis atau psychokinesis.

Telekinesis pada dasarnya adalah kemampuan untuk memengaruhi pergerakan sebuah objek dari jarak jauh hanya dengan kekuatan pikiran/telepati. Kemampuan tersebut meliputi mengangkat, menggetarkan, membengkokan, mematahkan atau menggerakan benda hingga mengangkat diri sendiri melayang di udara.

Istilah telekinesis pertama kali digunakan pada tahun 1980 oleh seorang peneliti paranormal Rusia Alexander N Aksalof. Pada tahun 1914, istilah ini digunakan oleh penulis Amerika bernama Henry Holt yang kemudian diadopsi oleh sahabatnya, paranormal Amerika JB Rhine pada tahun 1934 untuk menunjuk kepada kemampuan mengubah hasil lemparan dadu.

Konsep yang ada pada telekinesis adalah argumen kalau semua benda memiliki energi. Hal ini membuat manusia dapat menggerakan benda tersebut dengan cara menghubungkan energi mental dengan energi benda tersebut. Telekinesis dapat dipelajari. Dengan latihan konsentrasi khusus, seseorang diklaim mampu membangkitkan kekuatan itu, mulai dari hal-hal kecil seperti sendok.

Telekinesis menimbulkan banyak kontroversi tentang kebenarannya. Sebagian orang skeptis menganggap telekinesis hanya sebuah trik sulap belaka. Sebagian lagi menolak anggapan itu dan percaya kalau manusia sesungguhnya diciptakan dengan menyimpan potensi kekuatan paranormal yang menunggu untuk dibangkitkan.

Institute of Neotic Science, sebuah organisasi di Amerika yang bertujuan untuk meneliti potensi tersembunyi manusia juga pernah melakukan penelitian tentang hal ini. Subjek penelitian mereka termasuk di antaranya meditasi, kemampuan paranormal dan penyembuhan alternatif. Peneliti senior di Institute of Neotic Science Dean Radin mengklaim kalau ia akan berhasil membengkokkan sebuah sendok dengan kekuatan pikiran ketika sedang melakukan eksperimen dengan rekan-rekannya.

Uri Geller adalah orang yang diklaim sebagai ahli telekinetik dari Inggris yang paling ternama di dunia pada tahun 1970-an. Atraksinya yang paling terkenal adalah membengkokan sendok. Namun, kemampuan itu terbukti tidak benar ketika ia diundang ke acara talkshow di salah satu stasiun televisi di Inggirs pada tahun 1973. Ia disuruh untuk membuktikan aksinya dengan alat-alat yang disediakan oleh pihak acara dan ia gagal. Sejak saat itu, Geller mulai memasuki masa-masa kehancurannya.

Pertanyaan tentang telekinesis banyak dilontarkan oleh para skeptik yang tidak mempercayainya. Contohnya, selama ini properti yang digunakan oleh para pesulap adalah properti milik sendiri. Lalu, bagaimana jika mereka diberi properti yang disediakan orang lain, bisakah mereka melakukan atraksi yang sama?

Ketiadaan bukti nyata atas adanya kemampuan telekinesis ini dikonfirmasi oleh States National Academy of Science yang menyelidiki fenomena telekinesis atas permintaan institut peneliti militer Amerika. Pada tahun 1986, mereka menyimpulkan kalau tidak ditemukan adanya bukti ilmiah mengenai keberadaan kemampuan telekinesis pada manusia.

Namun, kontroversi tetap saja belum hilang. Kebenaran telekinesis sampai saat ini masih banyak dipercaya oleh orang banyak dan masih juga ada yang tidak percaya. Bahkan banyak pihak yang percaya yang mencoba untuk memelajarinya. Dan untuk percaya atau tidak, kembali kepada pembaca.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).