BOPM Wacana

Setelah Hentikan Aksi, Warga Janji Bantu Mahasiswa

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Shella Rafiqah Ully

Kepling Kelurahan Merdeka Andar Ganiel Sembiring mengatakan janjinya pada wartawan setelah aksi mahasiswa di Simpang Kampus, Selasa (18/11) dini hari. | Lazuardi Pratama
Kepling Kelurahan Merdeka Andar Ganiel Sembiring mengatakan janjinya pada wartawan setelah aksi mahasiswa di Simpang Kampus, Selasa (18/11) dini hari. | Lazuardi Pratama

BOPM WACANA | Setelah meminta mahasiswa menghentikan aksi sebab mengganggu kenyamanan, warga janji bantu mahasiswa untuk satukan suara mengadakan aksi damai di hari selanjutnya. “Kita siap bantu asal aksi damai,” tegas Kepala Lingkungan (Kepling) Kelurahan Merdeka Andar Ganiel Sembiring, Selasa (18/11) dini hari.

Ia katakan siap jadi garda terdepan dan ikut bawa massa aksi dari masyarakat jika mahasiswa kembali adakan aksi. Meskipun tak bisa pastikan jumlah massa yang dibawa. “Mereka kan kerja, yang mau ikut kita bawa,” kata Andar. Menurutnya cara itu adalah solusi menyatukan energi agar dapat menyalurkan aspirasi pada tempatnya serta sesuai waktunya. Namun Andar menegaskan hal tersebut dapat terjadi apabila mahasiswa menghentikan aksinya dini hari ini sebab mengganggu kenyamanan warga.

Menteri Kebijakan Publik Agung Pramono yang mewakili Pema USU tanggapi baik janji warga. “Kita follow-up besok kalau memang serius,” ujarnya. Tetapi untuk saat ini ia dan massa aksi lainnya belum dapat putuskan. Rencananya aksi akan tetap dilanjutkan. Ia bilang aksi ini tak bermaksud mengganggu tapi jika memang warga terganggu itu adalah risiko. “Yang mau kita lawan bukan warga tapi pemerintah,” ungkapnya.

Sekitar pukul 01.30 WIB dini hari Kepling Andar meminta mahasiswa menghentikan aksinya sebab mengganggu kenyamanan warga.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).