BOPM Wacana

Sebanyak 37 Mahasiswa Fakultas Pertanian Di-Drop Out

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Vanisof Kristin Manalu

Tampak depan gedung Fakultas Pertanian USU, Kamis (13/7). | Yulia Pransiska

BOPM WACANA — Sebanyak 37 mahasiswa Fakultas Pertanian (FP) di drop out (DO) atau dikeluarkan dari USU. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 2751/UN5.1.R1/SK/SPB/2016 tentang Penetapan drop out mahasiswa Fakultas Pertanian USU program sarjana angkatan 2014, 2013, 2011, 2010, dan 2009 yang statusnya tidak jelas karena tidak aktif. SK tersebut dibuat pada 30 Desember 2016 dan diteruskan ke Dekan FP lalu ke program studi (prodi).

Dalam SK tersebut dinyatakan mahasiswa Prodi Agroekoteknologi yang di-DO sebanyak 15 mahasiswa, Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan 8 mahasiswa, Prodi Ilmu Teknologi Pangan 6 mahasiswa, Prodi Peternakan 5 mahasiswa, dan Prodi Keteknikan Pertanian 3 mahasiswa.

Bisru Hanafi selaku Hubungan Masyarakat USU menyampaikan belum tahu mengenai perihal ini. Namun menurutnya apabila SK telah dikeluarkan rektorat hal itu telah diverifikasi oleh bagian akademik ke pihak fakultas. “Ketika di fakultas sudah ditetapkan nama-namanya (yang akan di-drop out) dan diserahkan ke rektorat, berarti sudah ada verifikasi,” katanya, Rabu (12/7).

Sementara Mahasiswa Prodi Agroekoteknologi 2010 Anry Sianturi, salah satu mahasiswa yang di-DO, mengatakan tidak setuju dengan SK tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya pernah terlambat membayar Sumbangan Pembangunan Pendidikan di semester 12.

Namun saat masuk semester 13 ia membayar uang kuliah setelah ia meminta surat izin keterlambatan dan ditandatangani oleh Wakil Dekan 1 FP, Hamidah Hanum. “Saya sudah meminta penjelasan mengenai hal itu kepada pihak dekanat, namun tidak menunjukkan respon yang positif, “ ujarnya.

Ia sampaikan dirinya menolak SK tersebut dan memilih jalur hukum untuk mendapatkan kebenaran atas permasalahan tersebut. Untuk mahasiswa lainnya yang di-DO, Anry tidak mengetahui keberadaannya. “Banyak yang sudah mencar ke mana-mana, dan mungkin malas untuk menanggapi,” ujarnya.

Saat dimintai keterangan oleh SUARA USU, Wakil Dekan I FP menolak untuk memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hal ini.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).