BOPM Wacana

Sampaikan Aspirasi, Sejumlah Mahasiswa Datangi KPU

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Erista Marito Oktavia Siregar

Sekretariat KPU USU di Jl Universitas, Senin (13/1). | Andika Syahputra
Sekretariat KPU USU di Jl Universitas, Senin (13/1). | Andika Syahputra

BOPM WACANA  Belasan mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas, malam tadi mendatangi sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) USU sekitar pukul 21.00 WIB. Kedatangan mereka untuk sampaikan berbagai tuntutan pada KPU.

Mahasiswa yang mendatangi sekretariat KPU tersebut di antaranya berasal dari Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik dan Fakultas Pertanian. Tuntutan yang disampaikan ada tiga yaitu, minimnya sosialisasi KPU, nominal dana pendaftaran kelompok aspirasi mahasiswa (KAM) dan calon presiden, serta kaitan isu suku, agama dan ras (SARA) dalam penentuan tanggal pendaftaran KAM.

Hal ini disampaikan oleh Leonard Varera Tampubolon, salah seorang mahasiswa yang datang. Ketua KAM Bhineka ini bilang tiga tuntutan yang mereka sampaikan sangatlah penting untuk kesuksesan pemilihan umum raya (pemira). “Sosialisasi itu untuk meningkatkan partisipasi mahasiswa, kalau mahasiswa tidak berpartisipasi untuk apa pemira karena pemira kan pesta demokrasinya mahasiswa,” ungkap Leonard, Selasa (22/4)

Selain sosialisasi, yang menjadi tuntutan mahasiswa ialah besarnya nominal pendaftaran KAM. Menurut Leonard, pengutipan biaya pendaftaran dalam pemira wajar, namun nominal yang dibebankan kepada KAM menurutnya tak wajar. KPU sendiri menetapkan nominal Rp 750 ribu untuk KAM dan Rp 1 juta untuk calon presiden dan wakil presiden. “Masalahnya jumlahnya terlalu besar, jangan sampai yang daftar untuk kalangan menengah ke atas saja,” ungkapnya.

Tuntutan terakhir adalah adanya isu SARA dalam penetapan tanggal pendaftaran KAM. Masih menurut Leonard, penetapan tanggal 18-22 April tidak adil bagi kaum Kristiani, mengingat sejak tanggal 19-21 April adalah Hari Paskah.

Menanggapi tuntutan tersebut, Abdullah Nasution, anggota KPU USU mengatakan pihaknya akan menampung semua tuntutan dari mahasiswa. Semua keputusan akan dibawa dalam rapat pleno yang diadakan KPU setelah pertemuan tersebut dan diumumkan pagi ini. “Semua aspirasi pasti kami tampung,” ungkap Abdullah.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).