BOPM Wacana

Rektorat Surati Rumah Dinas yang Dibuat Indekos

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Adinda Zahra Noviyanti

Terpajang papan bertuliskan “Terima Kos Wanita” di pagar rumah dinas dosen USU di Jalan A Sofian Nomor 14, Minggu (6/11).| Adinda Zahra Noviyanti

BOPM WACANA – Kepala Bagian Aset USU Suhardi mengatakan rektorat sudah menyurati rumah dinas dosen USU yang dikomersialisasikan. Hal ini berdasarkan temuan Badan Agustus lalu terkait indekos di rumah negara. “Langsung kita (rektorat –red) tindak lanjuti,” tuturnya, Kamis (15/12).

Dalam surat tersebut, rektorat memberi waktu hingga Desember untuk mengosongkan indekos. Di bulan itulah akan diadakan lagi evaluasi terhadap rumah dinas dosen USU. Rektorat tidak menginginkan penggusuran dengan paksa. Apalagi penghuni indekos merupakan mahasiswa USU.

Setiap tahun BPK RI mengaudit selalu ada temuan yang sama. Berupa indekos di rumah negara. Hanya saja hingga saat ini tak kunjung dieksekusi. “Kalau ditanya tindak lanjut kita, tunjukkan aja surat edaran ini (perihal memberhentikan praktik indekos –red),” katanya.

Nining Djajusman, penghuni Rumah Dinas di Jalan Universitas Nomor 46 mengaku sudah menerima surat tersebut. Ia mempertanyakan kebijakan dari rektorat. Pasalnya indekos ini sudah ada sebelum peraturan tahun 2008 dikeluarkan. Seharusnya, rektorat segera ambil tindakan untuk diskusi dengan dosen-dosen terkait untuk mencari jalan keluar bersama.

Semisal harus menutup indekos, Nining mengharapkan adanya ganti rugi rektorat untuk 14 kamar yang dibuat orang tuanya belasan tahun silam. Ataupun, menunggu hingga satu tahun masa pembayaran selesai sehingga pemilik tak perlu membayar ganti rugi penghuni indekos. “Mau gimana lagi? Sudah dari dulu juga. Semoga ada kebaikan hati dari rektorat,” tutupnya.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).