BOPM Wacana

Rekan Ditangkap, SOMAL Adakan Aksi

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Yulia Pransiska

BOPM WACANA – Solidaritas Mahasiswa USU Melawan (Somal) mengadakan aksi di Biro Rektor USU pada 9 Mei. Dalam aksi ini Somal meminta Rektor USU bertanggung jawab membantu membebaskan mahasiswa yang ditangkap usai aksi peringatan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei lalu.

Amanda Hidayat, Dinamisator Lapangan (Dinlap) Aksi Somal mengatakan aksi ini menyampaikan rasa sakit hati atas penangkapan mahasiswa secara tidak relevan. “Inilah reaksi cepat kami,” ucapnya, Rabu (10/5).

Manda mengatakan aksi ini juga memiliki 7 tuntutan antara lain memebaskan tiga rekan mahasiswa yang ditahan kepolisian. Kedua, mengecam tindakan kepolisian yang melakukan penggerebekan tanpa surat penggeledahan dan penangkapan di sekretariat organisasi mahasiswa.

Ketiga, membebaskan hak sesuai hukum pada rekan juang yang ditahan aparat kepolisisan. Keempat, menegakkan UU NO. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kelima, menarik mundur aparat kepolisian dari kampus dan sekretariat organisasi mahasiswa.

Keenam, memberikan kebebasan menyampaikan pendapat dan berorganisasi di dalam kampus. Terakhir, menolak Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan jilid 2 di kampus.

Manda menambahkan Somal tak akan tinggal diam melihat mahasiswa diperlakukan dengan tidak pantas saat penangkapan. Seperti Mahasiswa Etnomusikologi Sier Mensen Siahaan yang mengalami pemukulan hingga muntah darah.

Novita Sari, Mahasasiwa Fakultas Ilmu Budaya 2015 mengatakan aksi Somal ini merupakan langkah baik untuk membantu mahasiswa yang sedang ditahan. Menurutnya tindakan pihak aparatur tidak manusiawi. “Mereka menghakimi mahasiswa yang sudah jelas tidak bersalah,” tutupnya.

Sebelum menuju Biro Rektor, aksi ini dilakukan di Jalan Universitas lalu mengelilingi empat fakultas yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Ekonomi dan Bisnis, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Teknik.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).