
Oleh: Deasy Glorya br Situmorang
USU, wacana.org – Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan Fakultas Teknik (FT) Universitas Sumatera Utara (USU) mencapai lebih dari 1000 pendaftar pada tahun pertama pembukaan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Prodi Pertambangan, Edy Yasa Ardiansyah, pada Kamis (7/5/2026).
Edy menjelaskan selama ini banyak mahasiswa asal Sumatra Utara harus melanjutkan pendidikan ke luar pulau karena keterbatasan pilihan prodi di daerah. “Kebutuhan sumber daya manusia di bidang pertambangan sebenarnya cukup tinggi. Selama ini, banyak mahasiswa asal Sumatra Utara melanjutkan pendidikan ke Pulau Jawa sehingga kami melihat perlunya membuka prodi ini,” ujarnya.
Edy menjelaskan bahwa dalam mendukung proses pembelajaran, prodi telah melakukan studi-studi kelayakan, termasuk kelayakan sarana dan prasarana. “Kurikulum telah disusun melalui studi banding dengan ITB, UPN, serta beberapa universitas di Amerika dan Australia. Sedangkan tenaga pengajar didukung dari berbagai bidang keilmuan di FT USU, seperti lingkungan, permesinan, hingga elektro,” ujarnya.
Edy juga menambahkan bahwa FT USU telah menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan. “Kita kerjasama dengan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah di Padang serta mendapat surat pernyataan dukungan dari Inalum, dan perusahaan lainnya,” ujarnya.
Terkait akreditasi, Dekan FT, Renita, menjelaskan bahwa Prodi Teknik Pertambangan saat ini masih berada pada tahap akreditasi awal sebagaimana ketentuan bagi prodi baru di Indonesia. “Untuk prodi baru memang akreditasi minimum atau sementara, tetapi itu sudah memenuhi syarat untuk menerima mahasiswa dan menjalankan kegiatan akademik,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan keunggulan Prodi Teknik Pertambangan USU terletak pada pendekatan pertambangan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. “Harapannya prodi ini dapat menghasilkan lulusan yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga di tingkat global,” tutupnya.



