BOPM Wacana

Penutup Epik Legenda Kesatria Kelelawar

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Aulia Adam/Malinda Sari Sembiring

Judul: The Dark Knight Rises

Sutradara: Christopher Nolan

Naskah: Christoper Nolan, Jonathan Nolan

Pemeran: Christian Bale, Tom Hardy, Anne Hathaway, Gary Oldman, Joseph Gordon-Levitt, Micheal Caine

Tahun: July 2012

Durasi: 165 Menit

Produksi: Warner Bros

Pertunjukan 2 jam 45 menit yang begitu cepat, namun menghipnotis. Nolan benar-benar paham cara mensubtitusi akting luar biasa Heath Ledger di film sebelumnya. Menjadikan film penutup trilogi Batman ini sama spektakulernya.

Akhir petualangan Batman dari trilogi yang digarap oleh Christopher Nolan, sutradara yang telah mengantarkan sekuel kedua Batman, The Dark Knight (2008) mendapat delapan nominasi Academy Award 2009 dengan torehan dua piala untuk pemeran pembantu terbaik diraih Heath Ledger, dan Sinematografi Terbaik akhirnya rilis pada 20 Juli lalu di seluruh dunia. Walaupun sempat menuai tragedi di Colorado, Amerika Serikat akibat ulah salah seorang penonton yang menembaki penonton lain secara membabi buta, The Dark Knight Rises seolah tak bergeming untuk memuaskan penantian panjang para penggemar superhero Marvel Studio ini.

Adegan laga di udara menjadi pembuka film. Di sebuah pesawat yang dipenuhi Agen Rahasia, Bane (Tom Hardy) tokoh antagonis bertopeng dengan otot mengilat dan tubuh besar, muncul. Tentu saja membuat kerusuhan. Oleh dialognya, Bane digambarkan sebagai orang yang menginginkan perhatian lebih. Ia dan pasukannya sengaja ingin meledakan Jembatan Gotham City dan memblokade kota.

Hal ini terjadi setelah delapan tahun Bruce Wayne (Christian Bale) melepas topeng Batman-nya sejak terakhir kali menghadapi teror Joker. Seperti dalam kisah Manusia Laba-Laba di film Spiderman 3, Manusia Kelelawar ini juga harus berhadapan dengan perasaan dilematisnya untuk tetap menjadi manusia biasa atau kembali mengenakan seragam superhero-nya. Alfred (Micheal Caine), asisten pribadi Wayne yang setia juga tak setuju dengan keputusan bosnya yang ingin bangkit melawan Bane. Namun, harus ada yang menghentikan Bane, dan Wayne tahu hanya dia yang bisa—maksudnya dirinya dalam seragam Batman.

Tokoh Bane sendiri bukanlah tokoh yang asing dalam serial asli Batman karangan Komikus DC Comics, Bob Kane. Bane adalah tokoh asisten Ivy Poison dalam Film Batman and Robin.

Konflik tak hanya muncul di sana. Di pertengahan rol diputar, muncul dua orang wanita yang terlibat ke dalam hidup Wayne secara mendadak. Ada Selina Kyle (Anne Hathaway) dan Miranda Tate (Marion Cotillard). Selina juga bukan tokoh baru. Dia adalah pencuri bertopeng yang berkelakuan bak kucing, yang juga muncul di film Batman and Robin. Sedangkan Miranda Tate adalah putri Ra’s al Ghul, tokoh antagonis di Film pembuka, The Batman Begin.

Perusahaan Wayne bangkrut karena Tate. Dan ia dipenjarakan oleh Bane, sedangkan penjahat itu menyiapkan sebuah bom untuk membumihanguskan Gotham City. Bom tersebut menjadikan Gotham kota yang terisolir. Namun, Wayne berhasil keluar dari penjara BlackGate dan menyelamatkan kota, meski ia harus terbunuh.

Di akhir cerita, Batman diangkat sebagai pahlawan kota, dan Wayne dianggap tewas bersama kerusuhan yang ditimbulkan Bane. Nolan menutup film ini dengan adegan Alfred yang sedang menyaksikan Wayne dan Selina di sebuah cafe di Italia, sementara Blake (Joseph Gordon-Levitt), seorang polisi Gotham diwarisi Gua Kelelawar milik Batman.

The Dark Knight Rises juga dibuat tanpa menyinggung banyak tentang Joker pada sekuel kedua untuk menghormati mendiang Heath Ledger yang meninggal lima bulan sebelum The Dark Knight dirilis.Untuk itu, Nolan kembali memasukkan cerita dari Batman Begins seputar Ra’s Al Ghul, musuh sekaligus pendiri organisasi bayang-bayang, tempat Bruce berlatih ilmu bela diri. Kali ini, Nolan menghadirkan anak Ra’s Al Ghul untuk membalas dendam pada Batman dan Gotham.

Sebagai sekuel terakhir yang paling dinantikan pecinta Batman, Nolan pun tak tanggung-tanggung untuk pengambilan tempat syuting. Proses pengambilan gambar dimulai di Jodhpur, India. Nolan merekam adegan penculikan dan pembajakan film tersebut dengan sudut pandang dari langit di Inverness, Skotlandia, dengan tambahan lokasi syuting di Wales dan Inggris. Sebuah stadion sepak bola yang meledak merupakan stadion Heinz Field di Pittsburgh Steelers, dengan lokasi syuting tambahan di Los Angeles dan New York. Nolan pun turut memasukkan pemain tambahan sebanyak 1.200 orang dikerahkan untuk adegan perang di Wall Street antara kepolisian Gotham dengan prajurit Bane.

Nolan tampaknya juga sedang ingin membuat tren baru. Tidak terpengaruh dengan sutradara-sutrada lainnya yang menggunakan 3D, Nolan malah memilih menggunakan kamera  dengan teknologi IMAX, diakui Nolan jangkauan, kedalaman dan resolusi adalah yang terbaik terutama untuk syuting adegan pengeboman stadion sepak bola Gotham. Hal ini benar-benar mengagumkan, terutama pada adegan saat gedung-gedung di Gotham mulai gemetar seperti gedung kembar WTC, 11 September. Alhasil, The Dark Knight Rises menjadi penutup ampuh trilogi Manusia Kelelawar.

Sayangnya, Selina yang digambarkan Nolan masih terlalu “lembut” daripada tokoh aslinya. Nolan juga membiarkan Anne Hathaway menggunakan rambut panjangnya di balik topeng Cat Woman. Hal ini agak mengaburkan tokoh Selina yang sudah kuat selama ini, yakni gadis liar dengan tingkah nakal kucing.

Bagi calon penonton pun diharapkan menonton dua sekuel terdahulu agar lebih mengerti jalan cerita yang skenarionya langsung ditulis oleh Nolan sendiri. Terlepas dari tragedi yang membayangi pemutaran perdana film ini, The Dark Knight Rises telah memberikan tontonan mencekam dengan aksi superhero yang serius.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4