BOPM Wacana

Pemira FISIP Diundur

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Rati Handayani

Tiga orang mahasiswa FISIP memilih KAM pada Pemira FISIP, Rabu (30/4) di FISIP.
Tiga orang mahasiswa FISIP memilih KAM pada Pemira FISIP, Rabu (30/4) di FISIP.

BOPM WACANA — Pemilihan Umum Raya (Pemira) Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) diundur sampai batas waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diambil setelah dikeluarkanmemorandum of understanding (MoU) berisi Pemira FISIP diambil alih dekanat sebab suasana tak kondusif. Suasana tak kondusif disebabkan aksi tolak Pemira FISIP yang dilakukan enam himpunan mahasiswa departemen (HMD) di FISIP saat Pemira FISIP berlangsung. Sedangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) FISIP tetap kukuh adakan Pemira FISIP.

Begitu disampaikan Pembantu Dekan (PD) III Edward saat adakan pertemuan mendadak dengan perwakilan HMD, KPU FISIP dan tujuh ketua kelompok aspirasi mahasiswa peserta Pemira FISIP, Rabu (30/4) di Ruang Dosen FISIP.

“Kan sudah ada kesepakatan kalau chaos diambil alih dekanat,” kata Edward saat pertemuan itu. Juru Bicara HMD di FISIP Frans Kristanto dan Ketua KPU FISIP Sayed Muhammad Dauly pun membenarkan hal tersebut.

Diwawancara Kamis (1/5), Ketua KPU USU Sayed Muhammad Dauly bilang kecewa dengan keputusan itu walau dirinya tanda tangani MoU tersebut. “Karena terpaksa ditandatangani,” katanya.

Sayed bilang pihaknya gelar Pemira FISIP juga karena izin dekanat. “Kami punya surat tembusan ke dekanat kok,” kata Sayed lagi.

Setelah ditandatangi KPU FISIP dan HMD di FISIP serta tujuh ketua KAM peserta Pemira FISIP, MoU diundurnya Pemira FISIP dibacakan Komandan Satuan Resimen Mahasiswa Andi Kusuma Sidabuta, petugas keamanan jalannya Pemira FISIP. Pembacaan MoU ini pada 13.30 WIB di depan tempat pemungutan suara. Pembacaan MoU ini didampingi KPU FISIP, PD III FISIP, aliansi HMD di FISIP dan mahasiswa.

Setelah dibacakan MoU, kotak suara berisi surat suara pemilihan KAM diamankan ruang PD III.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).