BOPM Wacana

Pema Sekawasan Harap KPU USU Cepat Dibentuk

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Fredick Broven Ekayanta dan Aulia Adam

Foto: Andika Syahputra
Foto: Andika Syahputra

BOPM WACANA | Pemerintah Mahasiswa (Pema) sekawasan berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) USU dibentuk secepatnya untuk menyelenggarakan Pemilihan Raya (pemira) guna memilih presiden baru. Hal ini merupakan reaksi dari ketidakjelasan periode kepengurusan Pema USU 2011-2012. “Harus sebelum 2014. Ajaran baru (2013-2014 –red) enggak terkejar,” kata Koordinator Pema Sekawasan Muhammad Akbar Siregar, Senin (24/6).

Gubernur Fakultas Pertanian (FP) Syafrizal Daulay mengungkapkan aspirasi dari pema sekawasan sebenarnya telah disampaikan secara tertulis dalam surat yang dilayangkan kepada Pema USU beberapa waktu lalu. Salah satunya berisi pertanyaan terhadap pembentukan KPU. “Dalam surat itu kita (pema sekawasan –red) mempertanyakan masalah regenerasi pema, pelaksanaan kongres, dan pembentukan KPU,” ucapnya.

Alasan lain yang memaksa KPU USU harus terbentuk adalah periode kepengurusan Pema USU telah melanggar Tata Laksana Ormawa (TLO). Akbar mengatakan, dalam TLO masa jabatan satu periode adalah satu tahun. Namun, saat ini Pema USU masih dijabat oleh kepengurusan tahun 2011-2012. “Pema pusat tidak sehat,” jelasnya.

Sementara, Presiden Mahasiswa Mitra Akbar Nasution mengatakan KPU baru bisa dibentuk setelah kongres dilaksanakan bulan ini. Kongres tersebut dinilai sangat penting karena akan membahas tata cara pembentukan KPU dan amandemen TLO. “TLO memang harus diamandemen supaya enggak ada lagi masalah ke depannya,” tambah Mitra.

Syafrizal berpendapat pembentukan KPU USU lebih dibutuhkan ketimbang pelaksanaan kongres. “Waktu sudah terjepit. Mikir kongres enggak terpikir lagi. Harusnya ada plan (rencana –red) untuk membentuk KPU,” katanya. Menurut Syafrizal, dengan terbentuknya KPU akan memperjelas dan memberikan kepastian terhadap keberadaan Pema USU kedepannya.

Adapun pendapat tentang pembentukan KPU USU ini telah dipikirkan matang-matang oleh pema sekawasan. “Kita (pema sekawasan –red) sudah berkumpul. Satu kanvisi masing-masing dan juga bicara masalah pema,” pungkas Syafrizal.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).