
Oleh: Shifwah Suhaila
USU, wacana.org – Universitas Sumatera Utara (USU) telah menyelesaikan rangkaian Pekan Seni Mahasiswa (Peksima) USU 2026 pada Selasa (23/06/2026). Ajang ini menjadi seleksi bagi mahasiswa yang akan mewakili USU pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah Sumatera Utara (Peksimida Sumut) 2026. Para juara pertama dari setiap cabang lomba akan ditetapkan sebagai delegasi universitas pada kompetisi tingkat daerah tersebut.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (Ditmawalumni) USU, Agus Purwoko, mengatakan pada Jumat (26/06/2026) bahwa Peksima USU tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Sebanyak 299 peserta tercatat mengikuti audisi pada berbagai cabang seni yang diperlombakan.
“Peksima USU tahun ini berjalan lancar dan sukses, dengan diikuti oleh sebanyak 299 peserta yang mendaftar mengikuti audisi,” katanya.
Sementara itu, untuk menghadapi Peksimida Sumut 2026, Agus mengungkapkan jika USU telah menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari menentukan cabang-cabang seni yang akan diunggulkan hingga memberikan pembinaan intensif kepada para delegasi terpilih. Pembinaan akan didampingi oleh sivitas USU dan praktisi yang berpengalaman dalam membina kompetisi seni.
“Jadi, calon-calon utusan USU untuk Peksimida dan Peksiminas kita lakukan pelatihan intensif sebelum mengikuti kompetisi, dan itu didanai oleh USU. Untuk persiapan Peksimida kita lakukan selama dua minggu, sedangkan untuk Peksiminas kita lakukan pelatihan intensif selama satu bulan,” ujarnya.
Zahra Salsabilla, mahasiswa Prodi Sastra Indonesia stambuk 2023, menjadi salah satu delegasi USU pada Peksimida Sumut 2026 setelah meraih Juara I Peksima USU dalam bidang Penulisan Cerpen. Ia mengaku tengah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat daerah tersebut dengan memperbanyak membaca karya-karya cerpen dan mengikuti perkembangan berbagai isu sebagai bahan pengayaan ide.
“Untuk target tentunya aku maunya bisa lanjut sampai ke tingkat nasional di Jember serta memberikan yang terbaik sampai akhir,” tuturnya
Zahra juga berharap bisa memberikan yang terbaik dalam perlombaan serta tetap berada dalam kondisi menulis biasanya dengan mencurahkan pemikiran dan keresahannya terhadap suatu isu.



