BOPM Wacana

Panwaslih Medan Bangun Kesadaran Pengawasan Pemilu Partisipatif Lewat Diskusi

Dark Mode | Moda Gelap
Suasana diskusi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Hotel Madani Medan, Selasa (26/12). | Dewi Annisa Putri

Oleh: Mayang Sari Sirait

BOPM WACANA — Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Medan bangun kesadaran pengawasan pemilihan umum (pemilu) partisipatif lewat diskusi bersama stakeholder generasi muda di Hotel Madani.

Menurut Komisioner Panwaslih Medan Raden Deni Atmiral, pemuda memiliki kekuatan untuk mengawasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat, lewat media sosial misalnya. “Panwaslih Medan ingin melibatkan pemuda dalam mengawasi jalannya pemilu,” ujarnya, Selasa (26/12).

Diskusi dibagi menjadi dua kelas. Pertama, kelas stakeholder dengan pemateri Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU Faisal A Mahrawa. Kedua, kelas partisipatif dengan pemateri Pemimpin Redaksi edisimedan.com Deddy Ardiansyah.

Deni mengatakan kelas stakeholder menekankan teknis penyelenggaraan pemilu. Sedangkan kelas partisipatif menekankan penyadaran individu atau kelompok tentang penggunaan hak pilih dalam pemilu.

Setiap kelas dimulai dengan materi tentang pemilu partisipatif hingga pukul 12.30 WIB. Dilanjutkan kembali pukul 14.00 WIB dengan diskusi dan pembagian kelompok.

Peserta dibagi enam kelompok di setiap kelas untuk membuat program kreatif terkait pengawasan pemilu partisipatif. Kemudian perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dan diberi kritik serta saran dari kelompok lain. Acara berakhir pukul 17.00 WIB.

Deni berharap seluruh peserta berkontribusi dalam pemilihan serta pengawasan pemilu kepala daerah Sumatera Utara 2018 dan pemilihan presiden 2019.

Muhammad Anggi Fauzi, perwakilan Ikatan Pelajar Alwasliyah (IPA), mengatakan diskusi ini membantu pemilih pemula untuk memahami pemilu. “Semoga kita (peserta—red) mampu turut mengawasi pemilu yang lebih baik,” ungkapnya.

Diskusi ini diikuti enam puluh peserta. Terbagi dari perwakilan empat lembaga pers mahasiswa di Medan yaitu SUARA USU, Dinamika dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Kreatif dari Unimed, serta Neraca dari Politeknik Negeri Medan.

Selain itu, Ikatan Pemuda Parmalim, Masika KMI, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, IPA, Blogger Medan, dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia sebagai perwakilan organisasi. Dari organisasi kampus yakni Ikatan Mahasiswa Departemen Ilmu Politik FISIP USU dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah UMSU. Serta perwakilan mahasiswa dari USU dan UMA.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4