
Oleh: Febryani Cintya Amelia Sibarani
USU, wacana.org – Panitia Pelaksana (Panpel) Pemilihan Raya (Pemira) Masyarakat Mahasiswa (Masma) Fakultas Vokasi telah melangsungkan pemungutan suara pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU) di Laboratorium Komputer 3 Vokasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Panpel Pemira, Nicolas Septian Barus, Senin (25/5/2026).
Nicolas mengatakan bahwa tahun ini Vokasi melaksanakan Pemira dengan sistem Electronic Voting (E-Voting) unuk mencegah terjadi kecurangan seperti pada tahun-tahun sebelumnya. “Melalui e-voting akan kelihatan mahasiswa yang sudah mengisi atau tidak, jadinya tidak ada kecurangan,” ujarnya.
Agenda Pemira telah dimulai sejak pendaftaran bakal calon peserta pada 4–8 Mei 2026. Dilanjutkan dengan tahap seleksi berkas pada 9 Mei 2026. Para kandidat berkampanye mulai tanggal 11–20 Mei 2026. Kemudian debat pasangan calon (paslon) pada 21 Mei 2026. Kemudian panitia melaksanakan technical meeting untuk uji coba sistem pada 22 Mei 2026, masa tenang pada tanggal 23–24 Mei 2026, hingga pemungutan suara pada 25 Mei 2026.
Dalam Pelaksanaan Pemira tahun ini terdapat dua Paslon Ketua dan Wakil Ketua BEM Vokasi, yaitu Kidung Agung Wisanto Ujung dan Muhammad Akbar Siregar (Paslon 01), serta Adriano Sukma Marbun dan Ribka Tamara Dauruk (Paslon 02).
Nicolas juga menyampaikan bahwa sempat terjadi kendala pada sistem saat pemilihan berlangsung di pagi hari. Sehingga panitia menghubungi Pusat Sistem Informasi untuk melakukan perbaikan sistem yang eror.
“Karena terjadi eror, jadinya ada sesi tambahan bagi pemilih yang mengalami kendala saat proses pemungutan suara. Mereka dapat memilih kembali pada pukul 16.00 sampai dengan pukul 17.00 WIB,” ungkapnya.
Jonathan Hasian Naibaho, mahasiswa Perbankan dan Keuangan stambuk 2025 yang menggunakan hak pilihnya, menyampaikan bahwa dengan sistem e-voting dapat meminimalkan terjadinya.
“Semoga melalui perkembangan ini, BEM Vokasi mampu berdiri sebagai lembaga independen yang menampung aspirasi mahasiswa. Menjadi wadah yang berintegritas sekaligus membawa manfaat nyata,” tuturnya.



