BOPM Wacana

Panitia Optimis Dies Natalis FT Ramai Partisipan

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Lazuardi Pratama

Sumber Istimewa
Sumber Istimewa

BOPM WACANA — Panitia Dies Natalis Fakultas Teknik (FT) ke-54 optimis acara dies natalis pada 8 dan 9 Desember nanti akan ramai partisipan. Hal ini diungkapkan Ketua Panitia Dies Natalis FT ke-54 Rudolf Sitorus, Rabu (4/12). “Saya optimis lima ratus sampai delapan ratus orang itu ada,” ungkap Rudolf.

Rudolf mengatakan untuk mencapai jumlah itu pihaknya telah membuat banyak publikasi seperti baliho, poster dan publikasi lewat radio. Selain itu, untuk menarik lebih banyak mahasiswa untuk berpartisipasi, khususnya mahasiswa baru, Rudolf mengaku mengisi anggota panitia dengan mahasiswa FT 2013. “Jadi mereka yang tempel poster, mereka yang ikut isi acara,” ujarnya.

Namun, Rudolf tak menampik pernyataan mahasiswa akan sulit datang di hari libur seperti hari Minggu. Menurutnya, tidak hanya mahasiswa, tetapi juga dosen dan alumni harus bisa membagi waktunya untuk kegiatan sekali setahun ini.

Sementara itu, mahasiswa FT 2008 Armanda Olando pesimis perayaan dies natalis ini ramai partisipan, khususnya mahasiswa. Armanda mengatakan dies natalis kali ini kurang dipublikasi dengan maksimal. Menurutnya, panitia hanya menempel poster-poster dan baliho yang hanya di pasang di sepanjang Jalan Almamater. Padahal, surat kabar kampus dan media sosial sangat potensial tapi tidak dimanfaatkan dengan maksimal.

“Kayaknya adem ayem aja, kayak enggak mau dies natalis, biasa aja,” komentar Armanda.

Menyambut perayaan dies natalis kali ini, FT menyiapkan beragam rangkaian kegiatan di antaranya seminar dari tiap departemen di FT, jalan santai, bazaar, pentas seni, dan pameran karya mahasiswa pada tanggal 8. Kemudian ditutup dengan upacara resmi pada tanggal 9. Rangkaian perayaan tersebut rencananya akan dilaksanakan di lapangan parkir FT.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).