BOPM Wacana

Optimalkan Operasional Gedung, FK Tambah Eskalator

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Ferdiansyah

Suasana pembangunan eskalator di Gedung E FK, Senin (3/11). | Ferdiansyah
Suasana pembangunan eskalator di Gedung E FK, Senin (3/11). | Ferdiansyah

BOPM WACANA | Fakultas Kedokteran (FK) menambah jumlah eskalator di Gedung E. Penambahan ini untuk mempermudah mobilitas orang yang akan menggunakan fasilitas di gedung tersebut. Fasilitas tersebut antara lain aula di lantai tiga yang beroperasi awal 2015 dan ruang S3. “Jadi bakal ramai, sekarang saja yang masih sepi,” ujar Kepala Subbagian Perlengkapan FK Enni Susianti, Senin (3/11).

Enni mengatakan eskalator ini juga untuk membantu kebanyakan mahasiswa S3 yang sudah lanjut usia. Menurutnya, mereka kesulitan untuk naik tangga. Sementara lantai di gedung tersebut banyak memiliki tangga untuk menghubungkan setiap lantai dan gedung lain.

Rusdi Kurniawan, pemimpin proyek dari kontraktor CV Mandiri Prima Selaras menyebut pengerjaan fisik eskalator sudah mencapai 75 persen. “Tanggal 10 November fisik sudah kelar, artinya di lantai satu dan dua sudah ada penyangga. Setelahnya baru dipasang mesin,” tutur Rusdi.

Untuk target, Rusdi dan timnya diberi tenggat hingga akhir tahun. “Mungkin 29 Desember udah peresmian,” kata Rusdi. Enni pun meyakini akhir tahun ini eskalator akan mulai beroperasi. “Kita lihat saja, yang jelas awal 2015 gedung ini sudah ramai,” pungkasnya.

Sementara itu, Resti Ramadhani, mahasiswa FK 2012 menilai positif. Namun sampai sekarang ia belum mengetahui lebih lanjut ihwal penambahan eskalator tersebut. “Belum jelas itu mau bangun apa, kata teman-teman, sih, mau buat eskalator,” katanya.

Ada pun penambahan eskalator ini diajukan ke rektorat Februari silam. Namun pengerjaannya dimulai Oktober lalu sebab proses lelang hingga penandatanganan kontrak dengan kontraktor baru selesai September.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).