BOPM Wacana

MPMU Tidak Akan Hadiri Pelantikan Kabinet Pema USU

Dark Mode | Moda Gelap
Sumber Istimewa

Oleh: Widiya Hastuti

BOPM WACANA – Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas (MPMU) tidak akan menghadiri pelantikan kabinet kerja Presiden Mahasiswa (Presma) Wira Putra dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Hendra Boang Manalu pada 28 september mendatang.

Ketua MPMU M Zovi Kurniawan Siregar mengatakan hal ini sebagai ungkapan kekecewaan MPMU terhadap presma-wapresma yang lama membentuk kabinet. “Ini berdasarkan hasil rapat paripurna MPMU pada 25 September lalu,” ujarnya, Selasa (26/9).

Zovi mengatakan ketidakhadiran MPMU pada pelantikan kabinet kerja Wira-Hendra nanti merupakan peringatan keras dari MPMU kepada presma-wapresma karena lalai melakukan tugasnya.

Selain itu, MPMU juga akan menyurati presiden-wakil presiden mahasiswa. Surat tersebut akan membahas tuntutan MPMU agar presma-wapresma memberikan susunan kabinet dan jenis-jenis kementriannya. Selain itu, MPMU juga memerintahkan presma-wapresma memberikan rancangan program kerjanya paling lama 14 hari setelah pelantikan kabinet.

[Baca juga: MPMU Kecewa Pema Lambat Bentuk Kabinet]

 

Zovi berharap dengan tidak hadirnya MPMU, presma dapat segera memenuhi surat yang akan dikirimkan MPMU. Terutama memberikan dan menjalankan program kerja secepatnya.

Menanggapi hal ini, Hendra mengatakan ia tidak mengerti apa alasan kekecewaan MPMU. Menurutnya, jika MPMU tidak hadir saat pelantikan akan menjelekan citra MPMU sendiri. “Kami sudah undang mereka, kami harap mereka datang,” ujar Hendra.

Ia menambahkan, sampai saat ini presma-wapresma belum mendapatkan surat apapun dari MPMU. Padahal seharusnya MPMU menyurati Pema USU secara resmi untuk memberi tahu keputusan rapat MPMU dan tidak hanya berbicara kepada publik. “Kami dikasih tau secara lembaga, MPMU jangan cakap-cakap aja,” ujar Hendra.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).