BOPM Wacana

Mengaku Karyawan Adira Finance, Wagianto Paksa Putri Serahkan Motor

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Amanda Hidayat

Ilustrasi: Tantry Ika Adriati
Ilustrasi: Tantry Ika Adriati

BOPM WACANA | Wagianto, warga Dusun VIII Jalan Pendidikan, Medan Deli dan beberapa orang temannya yang mengaku karyawan Adira Finance memberhentikan secara paksa Putri Ajeng Laras Sari dan Afifurrahman, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 2014 untuk menarik sepeda motor merek Beat milik Putri yang tengah menunggak cicilan, Kamis (29/10) di Jalan Dr Mansur, Pintu III.

Afif yang saat itu membonceng Putri mengatakan Wagianto dan teman-temannya tiba-tiba berhenti di depan sepeda motor mereka yang sedang hidup, lalu menyuruh Afif dan Putri menyerahkan sepeda motornya. “Katanya dari Adira, tapi pas kami minta surat-surat penarikannya orang itu enggak bisa nunjukinnya. Keretanya enggak kami kasihlah, terus aku langsung dipukuli,” katanya.

Wagianto tak mengakui pengakuan Afif. Ia bilang dirinya hanya mengelak saat orang-orang mulai mendatangi lokasi.

Teman-teman Afif yang melihat kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian. Wagianto lalu diamankan ke Pos Satuan Pengaman (Satpam) untuk menghidari kerusuhan. Saat diamankan Wagianto tak bisa menunjukkan surat perintah penangkapan. Pun, teman-teman Wagianto tak terlihat di Pos Satpam. Wagianto tak menanggapi ketika ditanya keberadaan teman-temannya.

Saat ini, Satpam USU telah menyerahkan kasus ini ke Polisi Sektor Medan Baru.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).