BOPM Wacana

Mata Kuliah Bahasa Perancis Dihapus, Mahasiswa Kecewa

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Amelia Ramadhani

Papan nama FIB, Minggu (24/5). | Wenty Tambunan
Papan nama FIB, Minggu (24/5). Mahasiswa Sastra Inggris kecewa mata kuliah Bahasa Perancis dihapuskan.| Wenty Tambunan

BOPM WACANA | Jenni Lubis, Mahasiswa Sastra Inggris 2013 mengaku kecewa dengan dihapusnya mata kuliah Bahasa Perancis. Ia telah mengambil mata kuliah tersebut saat pengisian kartu rencana studi (KRS) mahasiswa. “Tiba-tiba pas perbaikan KRS sudah dihilangkan saja,” ungkapnya, Selasa (6/10).

Jenni bilang ia dan teman-temannya mulai tertarik dengan Bahasa Perancis setelah mengikuti workshop Bahasa Perancis yang diadakan di Pusat Bahasa ketika masih semester tiga. Setelah mengecek di portal ada tawaran Bahasa Perancis di semester lima, mereka sepakat untuk mengambil mata kuliah tersebut.

Senada dengan Jenni, Haby Batul Ummah Mahasiswa Sastra Inggris 2013 yang telah mengambil mata kuliah Bahasa Perancis juga mengaku kecewa. Ia bilang ia sudah membeli buku Bahasa Perancis yang nantinya akan ia gunakan saat belajar. Tapi buku itu tidak jadi ia gunakan sampai sekarang, karena sudah dihapus.

Ada tiga bahasa asing yang harus diambil oleh mahasiswa di semester lima, Bahasa Perancis, Bahasa Jepang, dan Bahasa Mandarin. Tahun 2014 lalu, Sastra Inggris mendapatkan satu dosen gratis dari Aliansi Perancis Medan. Namun untuk tahun ini Sastra Inggris harus membayar honor dosen sebesar Rp 18 juta kepada Aliansi Perancis, “Karena tak sanggup bayar makanya ditiadakan” ujar Rahmadsyah Rangkuti, Sekretaris Departemen Sastra Inggris.

Rahmadsyah bilang, dosen Bahasa Perancis yang didapatkan Sastra Inggris tahun lalu, karena USU bekerja sama dengan Aliansi Perancis. Saat itu Sastra Inggris memang tidak membayar honor dosen tapi dibayarkan oleh Pusat Bahasa. “Kalau untuk jumlah saya kurang tahu,” ujarnya. Setelah mengajukan kerja sama dua bulan sebelum tahun ajaran baru 2015, Sastra Inggris tidak mendapatkan dosen gratis lagi.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).