BOPM Wacana

Kisah Kuda dalam Epos

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Lazuardi Pratama

2013 - KudaJudul: War Horse

Sutradara: Steven Spielberg

Pemain : Jeremy Irvine, Emily Watson, David Thewlis, Peter Mullan

Naskah: Lee Hall, Richard Curtis

Tahun: 2011

Durasi: 146 menit

Seekor kuda dalam petualangan, terpisah oleh perang, terikat oleh persahabatan.

Seringkali, binatang yang beruntung menjadi tokoh inti dari sebuah film tidak jauh-jauh dari hewan peliharaan seperti, kucing ataupun anjing. Bahkan gajah pun lumayan sering ditemui. War Horse datang dengan sebuah kejutan.

Dokumentasi: Istimewa

Film War Horse merupakan sebuah film hasil adaptasi sebuah novel yang berjudul sama oleh Michael Morpurgo pada tahun 1982. Sutradara kondang, Steven Spielberg tertarik untuk menggawanginya bersama studio DreamWorks. Sebelumnya, film ini juga pernah diadaptasi dalam sebuah cerita sandiwara oleh Nick Stafford di tahun 2007.

 

Film ini tidak salah mendapatkan Steven Spielberg sebagai sang sutradara. Sutradara yang diberi label sebagai spesialis film perang ini membuat War Horse semenarik bahkan lebih dibandingkan film Spielberg sebelumnya yang telah sukses seperti Saving Private Ryan.

Hasilnya tidak mengecewakan. War Horse masuk dalam enam nominasi Academy Awards, diantaranya Best Picture, namun gagal meraih kemenangan. Begitu juga dengan Jeremy Irvine. Debutnya sebagai aktor film panjang tidak kalah hebat bila dibandingkan dengan aktor-aktor muda berbakat lainnya.

Sudut Pandang Kuda

Awalnya, sebuah adegan singkat tentang proses kelahiran seekor anak kuda jantan hingga ia beranjak besar bersama ibunya. Karena sudah dianggap cukup dewasa oleh pemiliknya, kuda tersebut dijual di tempat pelelangan.

Ted Narracott (Peter Mullan) yang terkesan dengan anak kuda jantan tersebut bersaing dengan Lyons (David Thewlis), yang merupakan tuan tanahnya sendiri.

Mengalahkan Lyons dalam lelang tersebut membuat Ted kehabisan uang untuk membayar uang sewa tanahnya pada sang tuan tanah. Ditambah kekesalan istrinya, Rose Narracott (Emily Watson) karena hal tersebut, membuat Ted putus asa dan menyerahkan anak kuda jantan tadi pada anaknya, Albert Narracott (Jeremy Irvine) untuk dilatih agar bisa membajak.

Albert memberi nama anak kuda jantan itu Joey. Mereka kemudian saling merasa kian akrab satu sama lain. Berhasilnya mereka dalam membajak ladang membuat harapan Ted membuncah. Ia menanam lobak pada ladang tersebut, namun kemudian gagal karena cuaca buruk. Ted kembali putus asa, ia kemudian menjual Joey untuk menjadi kuda perang dalam perang Inggris-Jerman pada saat itu. Albert dan Joey berpisah. Petualangan mereka pun dimulai.

Joey banyak berpindah kepemilikan. Ia pernah dimiliki oleh tentara Inggris, tentara Jerman, bahkan sempat menjadi teman seorang anak pembuat selai stroberi.

Pada tahun 1918, empat tahun setelah momen perpisahan Albert dengan Joey. Albert ikut wajib militer. Jarak Albert dan Joey semakin dekat. Namun, akankah mereka kembali bersama?

Penonton wajib penasaran dengan alur cerita yang lebih menonjolkan pada kerja keras Joey yang selalu gonta-ganti kepemilikan. Setiap orang yang pernah memiliki Joey punya cerita tersendiri yang unik untuk disimak. Joey hadir sebagai orang yang menyaksikan.

Gaya Spielberg yang klasik dalam film ini memang patut diapresiasi. Indahnya pemandangan di Devon, kampung halaman Albert dan Joey. Suramnya suasana perang dunia dan banyak adegan serta pemandangan lainnya yang sangat dimanfaatkan dengan maksimal oleh sang sutradara membuat film ini menarik untuk ditonton.

Bersiap-siaplah, ketegangan dipadu dengan kisah inspirasional nan memotivasi akan mampu memuaskan hasrat menonton dan naluri penyayang binatang Anda.

 

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).