BOPM Wacana

KAM Rabbani Unggul dalam Pemira FEB

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Ika Putri Agustini Saragih

Seorang mahasiswa memasukkan surat suara yang sudah dicoblos ke kotak suara. Kotak suara ini yang akan digunakan untuk menampung surat suara yang telah dicoblos, Selasa (20/10).  | Vanisof Kristin Manalu
Seorang mahasiswa memasukkan surat suara yang sudah dicoblos ke kotak suara. Kotak suara ini yang akan digunakan untuk menampung surat suara yang telah dicoblos, Selasa (20/10). | Vanisof Kristin Manalu

BOPM WACANA | Kelompok Aspirasi Mahasiswa (KAM) Rabbani berhasil unggul dari empat KAM lain dalam Pemilihan Umum Raya (Pemira) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Selasa (20/10). KAM tersebut meraih 898 suara dari total 2403 suara untuk KAM. Ketua Umum KAM Rabbani FEB Ikhwan Nurhadi katakan hasil ini melebihi target yang dicanangkan yakni 750-800 suara. “Ini bentuk kemajuan karena mengartikan semakin banyak mahasiswa FEB yang tidak apatis,” ujarnya.

Ikhwan menuturkan cara kampanye dan sosialisasi yang terkonsep jadi kunci kemenangan KAM Rabbani. Kampanye dilakukan dengan membuat kegiatan donor darah, cek darah gratis, ‘upacara’ pengenalan calon yang akan diusung serta hiburan. Sedangkan sosialisasi mereka fokuskan pada mahasiswa angkatan 2014-2015. “Karena mereka belum mengerti benarapa itu pemilihan raya. Kalau angkatan atas yang sudah lebih paham, pendekatan personal saja,” tutur Ikhwan.

Dewi Ayu Hasanah, Mahasiswa FEB 2013 mengapresiasi strategi kampanye yang dilakukan KAM Rabbani. Menurutnya cara tersebut mampu menarik simpatinya sebagai pemilih. Namun ia memberi saran agar kampanye yang dilakukan lebih masi boleh seluruh anggota KAM Rabbani. “Biar lebih kelihatan kekuatannya,” sarannya.

Adapun perolehan suara KAM pada Pemira FEB yakni KAM Rabbani 898 suara, KAM Kabel 460 suara, KAM Peduli Kampus 339 suara, KAM Ekonomi Bersatu 344 suara dan KAM Perubahan 277 suara. Sementara 85 suara dinyatakan tidak sah.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).