BOPM Wacana

Kala Peter Parker Muda Berhasil Menghibur Sekaligus Membuat Kagum

Dark Mode | Moda Gelap
Tom Holland yang berperan sebagai Peter Parker dalam Spider-Man: Homecoming. | Sumber Istimewa

 

Oleh: Dewi Annisa Putri

Judul : Spider-Man: Homecoming
Sutradara : Jon Watts
Penulis Skenario : Jonathan Goldstein, John Francis Daley, Jon Watts, Chris McKenna, Erik Sommers
Pemeran : Tom Holland, Michael Keaton, Robert Downey Jr., Marisa Tomei, dan Laura Harrier
Genre Action, Adventure, Sci-Fi
Rilis : Juli 2017
Durasi : 153 menit

Tampil sekilas di Captain America: Civil War, pahlawan muda ini seringkali ditertawakan oleh pahlawan super lainnya. Tampaknya, Peter Parker muda ini memang tak main-main dan kini membuktikan kemampuannya dalam Spider-Man: Homecoming.

Pertama kali kemunculan Spider-Man muda ini mungkin masih segar di ingatan penggemar film superhero saat menyaksikan Captain America: Civil War yang rilis Mei 2016 lalu. Ia diperkenalkan sebagai Peter Parker (Tom Holland), seorang anak laki-laki yang baru masuk SMA. Saat itu, sang mentor sekaligus pemilik Stark Industries, Tony Stark (Robert Downey Jr) alias Iron Man datang untuk merekrutnya.

Sayangnya, dalam film tersebut Spider-Man muda ini seolah hanya dijadikan pelengkap dan penghibur bagi para penonton yang tegang. Kala itu ia langsung ikut bertarung bersama Avengers yang terdiri dari Iron Man, Black Widow, War Machine, Black Panther, dan Vision, untuk melawan Supervillain yang di antaranya Captain America, Ant-Man, Hawk Eye, Scarlet Witch, Falcon, dan Winter Soldier.

Spidey lebih sering ditampilkan gagal beraksi dan salah mengambil tindakan sehingga kerap diolok lawannya sebagai anak kecil. Setiap gerakannya pun selalu diiringi lelucon yang tak henti-hentinya keluar dari mulutnya.

Dalam film terbaru Spider-Man: Homecoming, Parker yang diceritakan berusia lima belas tahun ini nyatanya menunjukkan kemampuannya yang sesungguhnya. Pada awal film ditampilkan Parker bersama Tom Stark yang menjanjikannya sebuah misi selanjutnya.

Parker selalu tak sabar menunggu misi tersebut sehingga kemudian memutuskan untuk mencari misinya sendiri. Ia mencari-cari kejahatan dan menolong orang di sekitarnya meski kerap kali keliru. Hingga ia menemukan Vulture (Michael Keaton), seorang warga biasa yang mulanya bekerja sebagai tukang sampah. Di awal film, ia sedang membersihkan sampah usai pertarungan Avengers dan Supervillain. Namun, ia dan teman-temannya diusir oleh Stark.

Delapan tahun kemudian, ia telah berubah menjadi Vulture dan saat itu pula bertemu dengan Spidey muda yang menggebu-gebu memburu kejahatan. Dari sini pula Parker sedikit demi sedikit mulai menunjukkan kemampuannya yang sebenarnya.

Tom Holland yang aslinya berusia enam tahun lebih tua yaitu 21 tahun, berhasil menampilkan ekspresi dan reaksi-reaksi nakal seorang remaja 15 tahun. Aksinya pun layak diapresiasi karena dapat secara natural memerankan setiap adegan.

Meski sangat terobsesi bergabung dengan Avengers, sisi remajanya tetap tampil sebagaimana mestinya. Ia tampil natural sebagai murid cerdas sehingga sempat bingung untuk membagi waktu belajarnya. Ia pun juga merasakan kasmaran dan akhirnya harus rela mengorbankan perasaan cintanya sendiri.

Aktor kelahiran 1996 ini memang tak baru di dunia perfilman. Ia sebelumnya telah mendapatkan berbagai penghargaan atas perannya di berbagai film lainnya. Seperti Captain America: Civil War (2016), The Lost City of Z (2016), Edge of Winter (2016), In the Heart of the Sea (2015), Billy Elliot (2014), How I Live Now (2013), The Impossible (2012), The Secret World of Arrietty (2010), dan beberapa film lainnya.

Holland tergolong aktor muda yang tidak bisa dipandang sebelah mata atas 12 penghargaan yang telah dibawanya pulang. Pada 2017 ia memenangkan piala BAFTA Awards dan Academy of Science Fiction, Fantasy, and Horror Films. Tahun 2016 ia membawa pulang penghargaan Golden Schmoes.

Pada 2013, ia memenangkan Empire Awards, Young Artist Awards, London Critics Circle Film Awards, dan Online Film & Television Association. Tahun 2012, ia menang penghargaan National Board of Review, Nevada Film Critics Society, Phoenix Film Critics Society Awards, St. Louis Film Critics Association, Hollywood Film Awards.

Ada satu hal menarik lainnya mengenai Tom Holland. Ternyata ia mengaku sedari kecil adalah penggemar berat tokoh yang kini diperankannya, Spider-Man. “Saya punya kostum Spider-Man yang tak terhitung banyaknya,” ujarnya dilansir dalam dailymail.co.uk.

Tampaknya, peran Holland dalam Spider-Man: Homecoming ini sulit dibandingkan dengan pemeran wallcrawler ini sebelumnya. Maka tersebutlah nama Tobey Maguire pada film trilogi Spider-Man dan Andrew Garfield di dua film The Amazing Spider-Man. Parker muda ini tampil beda namun tetap memukau dengan karakter dan keunikannya sendiri.

Terbukti, hingga seminggu sejak film ini dirilis, penonton masih padat memenuhi bioskop-bioskop terbukti. Dilansir oleh Voice of America pada 10 Juli lalu, saat film ini dibuka, penjualan tiket meraup pendapatan sekitar 117 juta dolar di Amerika Serikat.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).

Pentingnya Mempersiapkan CV Bagi Mahasiswa | Podcast Wacana #Eps4