BOPM Wacana

IMT-GT Tak Libatkan Mahasiswa Sebagai Panitia

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Lazuardi Pratama

Anggota Panitia Inti IMT-GT 2014 Haris Wijaya (kanan) jelaskan tentang IMT-GT 2014 yang akan diselenggarakan di USU, Selasa (29/4) di Sekretariat Pers Mahasiswa SUARA USU. | Andika Syahputra
Anggota Panitia Inti IMT-GT 2014 Haris Wijaya (kanan) jelaskan tentang IMT-GT 2014 yang akan diselenggarakan di USU, Selasa (29/4) di Sekretariat Pers Mahasiswa SUARA USU. | Andika Syahputra

BOPM WACANA | Varsity Carnival Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2014 tak libatkan mahasiswa sebagai panitia pelaksana acara. Sebab keterlibatan mahasiswa dinilai buat kinerja panitia jadi tak fokus.“Jadi sementara masih panitia kecil,” kata Haris Wijaya, Panitia Inti IMT-GT sekaligus pemantik Diskusi Eksternal SUARA USU bertema USU Menjadi Tuan Rumah IMT-GT 2014 di Sekretariat Pers Mahasiswa SUARA USU, Selasa, 29 April 2014.

Syafrizal Helmi, wakil ketua panitia yang juga jadi pemantik diskusi mengatakan masih ragu libatkan mahasiswa. Sebab panitia masih belum tahu acara apa yang dapat libatkan mahasiswa sebagai panitia. “Jujur saja, kami belum memikirkan pola keterlibatannya,” ujarnya.

Haris menambahkan partisipasi mahasiswa pada acara nantinya hanya sebatas peserta acara seperti atlet dan mahasiswa berprestasi sertaliaison officer, petugas penghubung panitia dengan peserta dari luar negeri.“Kalau mau berpartisipasi bisa, misalnya ambil foto dan tampil di malam kesenian, tapi itu enggak dibayar, ya,” ujarnya.

Indah Kurnia Marvi, mahasiswa Fakultas Keperawatan 2013 yang juga ikut dalam diskusi merasa kecewa. Ia mengatakan banyak mahasiswa yang ingin berpartisipasi sebagai panitia. Sebab menurutnya, hal tersebut dapat mendekatkan hubungan antarsivitas akademika di USU. “Kecewa mahasiswa hanya sebagai penggembira,” keluhnya.

Namun, lanjut Haris, hal tersebut akan jadi pertimbangan panitia nantinya.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).