BOPM Wacana

Hari Tanam Pohon Sedunia, IMPM Akan Turun ke Desa

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Tantry Ika Adriati

Sekretariat Ikatan Mahasiswa Peduli Masyarakat, Sabtu (9/10).  IMPM akan berikan cek kesehatan gratis pada warga Desa Masjid. | Tantry Ika Adriati
Sekretariat Ikatan Mahasiswa Peduli Masyarakat, Sabtu (9/10). IMPM akan berikan cek kesehatan gratis pada warga Desa Mesjid. | Tantry Ika Adriati

USU,  wacana.org/arsip — Dalam rangka memperingati hari tanam pohon sedunia pada 21 November, Ikatan Mahasiswa Peduli Masyarakat (IMPM) lakukan pengabdian masyarakat dengan turun ke Desa Mesjid, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang pada 29 November mendatang. “Desa ini merupakan desa binaan kita juga,” jelas Ketua Umum IMPM Adit Muhammad Prasetya Hutagalung, Jumat (8/10).

Adit bilang Desa Masjid adalah salah satu desa yang gersang di Deli Serdang. Oleh karena itu, IMPM akan lakukan penghijauan dengan menanam bibit pohon dan tanaman obat-obatan. Nantinya, juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan seperti kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat pada anak-anak dan lansia.

Ada sebanyak sembilan puluh anggota IMPM yang akan turun ke Desa Mesjid. Kata Adit mereka akan  memberi penyuluhan dari rumah ke rumah. Tak hanya itu, obat cacing pada anak-anak di Desa Mesjid juga akan diberikan. Hingga saat ini, IMPM sudah melakukan pencarian bibit pohon, pengajuan proposal dan aksi dana.

Malikatul Khamdiyah, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2013 sambut baik kegiatan IMPM ini. Apalagi tujuannya adalah penghijauan ke Desa Mesjid. Namun, Malikatul Khamdiyah juga berharap kegiatan IMPM melibatkan mahasiswa lain, tak hanya dari kesehatan saja. “Mana tahu ada yang mau ikut,” ungkapnya.

Menanggapi Malikatul, Adit bilang kegiatan ini masih pada sebatas anggota IMPM. Tetapi Adit berencana akan bekerja sama dengan Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Pertanian agar tahu cara dan proses menanam pohon yang baik.

Komentar Facebook Anda

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).