BOPM Wacana

Hari Ini Empat KAM Akan Demo Tuntut KPU USU

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Tantry Ika Adriati

KPU bersama KAM melakukan konvoi keliling USU, Senin (25/4). |Yulien Lovenny Ester Gultom
KPU bersama KAM melakukan konvoi keliling USU, Senin (25/4). |Yulien Lovenny Ester Gultom

BOPM WACANA | Hari ini sekitar pukul 11 pagi empat kelompok aspirasi mahasiswa (KAM) akan menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) USU karena dinilai tidak menjalankan demokrasi dalam proses Pemilihan Umum Raya (Pemira) 2016. Keempat KAM di antaranya KAM Erat, KAM Perubahan, KAM Amdal, dan KAM Nasionalis. “Kita mau menyampaikan mosi tidak percaya kepada KPU USU,” ujar Ketua KAM Erat Yersa Umar Hasibuan, Senin (2/4).

Ketidakadilan ini Yersa lihat ketika KPU tidak memperpanjang masa pendaftaran calon presiden mahasiswa (capresma) dan calon wakil presiden mahasiwa (cawapresma). Padahal sebelumnya KPU memperpanjang pendaftaran KAM karena salah satu KAM yakni KAM Rabbani belum mendaftar. Sementara saat KAM Erat dan koalisinya telat mendaftarkan capresma-cawapresma KPU tak berinisiatif memperpanjang masa pendaftaran. “Seperti di-setting untuk satu golongan saja,” kata Yersa.

Selain itu, keempat KAM juga akan mempertanyakan proses pembentukan KPU karena KAM merasa KPU tidak steril. Ketidaksterilan ini juga terkait dengan biaya pendaftaran KAM dan capresma yang tinggi yakni sebesar Rp 750 ribu dan Rp 1 juta. Padahal rektorat telah memberikan dana sebesar Rp 35 juta. Yesra merasa KPU masih menilai demokrasi dengan uang.

Anggota KAM Amdal Erdianta Sitepu menyampaikan hal senada. Ia juga merasakan KPU tidak transparan terhadap dana dan alokasi dana pemira. Pun, hingga saat ini KPU belum juga mempersiapkan pembentukan KPU di fakultas. “KPU-nya prematur, terkesan dipaksakan,” pungkasnya.

Demo ini akan dilaksanakan di depan Sekretariat KPU USU pukul 11 pagi. Aksi menggugat KPU USU ini bertajuk KPU; Pengkhianat Suara Mahasiswa dan sudah disepakati oleh keempat KAM sejak berkoalisi beberapa waktu lalu.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).