BOPM Wacana

FKep Berlakukan KBK, Mahasiswa Tanggapi Baik

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh Lazuardi Pratama

BOPM WACANA — Mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKep) menanggapi baik Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah diberlakukan di FKep sejak 2010 lalu. Hal ini dikarenakan kurikulum baru tersebut dianggap mahasiswa cukup memberikan dampak positif. “Capek, sih, tapi seru,” ujar Ismail Affandy Siregar, Mahasiswa FKep 2012.

Ismail mengatakan kuliah dengan sistem KBK membuatnya lebih sibuk karena jadwal pulang kuliah yang sore dan adanya tugas kuliah. “Bagus,sih. Kemampuan mahasiswa diasah. Kan seharusnya mahasiswa gitu,” lanjutnya.

Beby Veri Andani Mahasiswa FKep 2011 mengakui sistem KBK di FKep yang memberlakukan ujian setiap blok cukup meringankannya. “Kalau sebelumnya kan ujiannya di akhir (akhir semester –red), kalau KBK ini per bulan, jadi fresh,” ujarnya.

Kendati demikian Beby mengakui sulitnya metode pembelajaran berdasarkan KBK karena harus mengikuti kelas tutorial tanpa absen. “Kehadiran harus seratus persen, kalau enggak, enggak dikasih ujian blok,” katanya.

Ketua Departemen Keperawatan Medikal Bedah dan Keperawatan Dasar Rika Endah Nurhidayah menjelaskan FKep menerapkan beberapa metode pembelajaran baru, yaitu Blok, Kelas Tutorial dan Skills Lab. Blok merupakan pengganti mata kuliah yang dilaksanakan sebulan sekali, Kelas Tutorial merupakan kelompok-kelompok kecil sekitar 10-15 orang yang dibagi dari kelas.

Sedangkan Skills Lab merupakan kelompok kecil sekitar 13-14 orang yang dilaksanakan 13-14 kali per semester dengan tujuan mahasiswa dapat menguasai setiap kompetensi yang diajarkan. “Kelas Tutorial bagaimana mahasiswa bisa diskusi, menghargai orang lain dan mengutarakan pendapatnya,” tambah Rika.

Rika melanjutkan, setiap metode pembelajaran yang diberlakukan berdasarkan KBK bertujuan pada penguasaan kompetensi agar mahasiswa bisa kompeten dalam pengetahuan, sikap dan terampil.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).