BOPM Wacana

DJ Deva Ajak Peserta USU Karnaval Cintai Musik Indonesia

Dark Mode | Moda Gelap

Oleh: Nurhanifah

Disc Jockey (DJ) Reva Mahenra (megang mik) sedang beraksi membawakan lagu Bento yang di aransemen pada acara USU Carnaval, Minggu (29/3). Dia juga mengajak penonton untuk mencintai musik Indonesia dibanding dengan musik luar. | Nurhanifah
Disc Jockey (DJ) Reva Mahenra (pegang mikrofon) sedang beraksi membawakan lagu Bento yang diaransemen pada acara USU Carnaval, Minggu (29/3). DJ Deva ajak penonton mencintai musik Indonesia dibanding dengan musik luar. | Nurhanifah

USU, wacana.org/arsip — Disc Jockey (DJ) Deva Mahenra ajak peserta USU Karnaval mencintai lagu Indonesia dengan mendengarkan maupun menampilkan musik Indonesia dalam berbagai acara. “Karena kita Indonesia, kita harus bisa kenalkan musik kita,” tegasnya, Minggu, (29/3) di atas panggung.

Deva bilang sebagai DJ, ia mengenalkan musik Indonesia dengan alunan musik DJ. Walau penyajiannya berbeda, Deva bilang maksud dan makna lagu tak akan berkurang. Hal ini penting untuk memperkenalkan musik Indonesia di kancah dunia. Ia bilang dengan alunan musik DJ, musik Indonesia menjadi lebih keren dari musik barat.

Dalam penampilannya, Deva hanya memainkan satu lagu Indonesia, yaitu lagu Bento. Lagu ini dipilih sebab merupakan salah satu lagu Indonesia yang sarat makna dan telah banyak dikenal. Ia bilang karena waktu terbatas ia hanya membawakan satu lagu Indonesia dan Deva berharap peserta tetap mencintai musik Indonesia walaupun penampilan DJ lebih sering membawakan musik barat.

Winda Mawalda, peserta USU Karnaval sepakat dengan Deva. Ia bilang musik Indonesia memang perlu dicintai oleh masyarakat. Winda jelaskan penyajian musik Indonesia harus dikemas dengan menarik, agar masyarakat khususnya anak muda suka. Ia tambahkan penyajian musik perlu diperhatikan, seperti Deva misalnya yang menyajikan Bento dengan menarik. “Beda sih nadanya, tapi keren,” tutupnya.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).