BOPM Wacana

AJI Medan Dorong Terbentuknya Serikat Pekerja Pers Lintas Media

Dark Mode | Moda Gelap
Willy Agus Utomo, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Cabang Sumatera Utara, menjelaskan pentingnya buruh membentuk serikat pekerja, Rabu (3/5) di d’Palazz Cafe & Boutique. | Dewi Annisa Putri

Oleh: Dewi Annisa Putri

BOPM WACANA — Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan akan menggandeng organisasi jurnalis lain untuk mendorong terbentuknya serikat pekerja media di Sumatera Utara. “Semoga ini bisa menjadi satu cara menumbuhkan kesadaran berserikat di kalangan jurnalis,” ujar Liston Aqurat Damanik, Koordinator Divisi Serikat Pekerja AJI Medan, dalam Diskusi Publik Refleksi Hari Buruh Sedunia di d’Palazz Cafe & Boutique, Rabu (3/5).

Liston mengatakan telah banyak masukan yang bisa diterapkan misalnya pembentukan serikat pekerja lintas media bagi jurnalis. Ini juga sekaligus untuk mendorong terbentuknya serikat pekerja media di tiap perusahaan media sebab saat ini kesadaran jurnalis untuk berserikat masih rendah.

Menanggapi hal ini, Ketua Serikat Pekerja Kontributor Tempo (Sepakat) Eddy Faisol mengatakan, jurnalis seharusnya berserikat untuk memperjuangkan hak-hak jurnalis dan membangun perlindungan serta silaturahmi guna mencapai kesejahteraannya.

Ia megatakan kini upah jurnalis belum layak sehingga pemenuhan kebutuhan masih rendah. “Jika perekonomiannya rendah, karya jurnalistiknya akan dipengaruhi kepentingan luar. Di sisi lain dia harus memenuhi kebutuhan informasi yang baik,” kata Eddy.

Kepala Seksi Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Medan Effendi Situmorang mengatakan, ada sembilan ratus unit kerja dan tidak satu pun serikat yang beranggotakan dari insan pers. Padahal, untuk membuat serikat pekerja sangat mudah.

Di antaranya hanya memerlukan minimal sepuluh orang, dengan menyertakan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), memilih struktur kepengurusannya, serta syarat administrasi lainnya. “Jadi bisa saja kalau jurnalis mau membentuk,” ujar Effendi.

Menurut Eddy, keberadaan serikat pekerja pers sangat mendesak. Pembentukan serikat pekerja lintas media dapat menjadi solusi sebab selama ini perusahaan menjadi salah satu penghambat berdirinya serikat pekerja pers.

Pasca reformasi, ada lebih dari 35 serikat pekerja pers. Namun kini tidak lebih dari sepuluh serikat pekerja pers yang masih aktif.

Komentar Facebook Anda
Redaksi

Redaksi

Badan Otonom Pers Mahasiswa (BOPM) Wacana merupakan pers mahasiswa yang berdiri di luar kampus dan dikelola secara mandiri oleh mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU).