
Oleh: Mayang Sari Sirait
BOPM WACANA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan bahwa masyarakat tidak hanya bergantung pada pemerintah, tapi juga memberi kontribusi masing-masing. Hal ini disampaikan saat menjadi pembicara dalam talkshow Mengawal Demokrasi Konstitusi, Melawan Korupsi dalam Festival Konstitusi dan Anti Korupsi di Auditorium USU, Selasa (15/5).
Agus menyampaikan masalah korupsi di suatu daerah tidak hanya tergantung integritas pemimpin, namun masyarakat yang harus berintegritas juga. “Pimpinan ini yang membuat sistem, dan masyarakat bagian dari sistem,” ujar Agus.
Agus memberi contoh tentang kasus money politik, menurutnya kebanyakan masyarakat tidak memberi pengaduan jika terjadi kasus tersebut. “Gak ada masyarakat yang terang-terangan menyatakan anti money politik,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, Mahasiswa Fakultas Hukum 2017 Albert Yosua Bintang menyatakan setuju dengan Agus. Baginya, masyarakat harus berkontribusi menjaga dan mengembangkan negara sebagai bentuk balas jasa terhadap negara yang memberi tempat tinggal dan perlindungan. “Coba kita pakai prinsip biologi, simbiosis mutualisme (saling menguntungkan),” tuturnya.
Kegiatan ini merupakan kali ketiga bentuk kerja sama yang dilakukan KPK, Majelis Permusyawaratan Rakyat, Mahkamah Konstitusi beserta perguruan tinggi. Sebelumnya kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Hassanudin tahun 2016 dan Universitas Indonesia tahun 2017.