
Oleh: Dwi Yolanda Naro Situmorang
USU, wacana.org – Mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Muhammad Alvin Prayoga, berhasil meraih medali emas pada ajang 25th Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Varsity Carnival Tahun 2026, yang dilaksanakan di Universitas Negeri Padang pada 24-28 September 2026.
Selain Muhammad Alvin Prayoga, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Badminton sendiri mengirimkan beberapa delegasi, yakni Muhammad Haykal, Fransiska Pray Adventri Sitepu, dan Syifa Rossa Chayara. UKM Badminton berhasil meraih kemenangan dalam dua kategori, yakni emas untuk tunggal putra dan perak untuk ganda campuran.
Alvin menjelaskan kemenangan yang diraihnya cukup emosional karena sudah menunggu momen ini selama dua tahun. “Pada tahun 2024 lalu, saya tidak bisa berpartisipasi karena sedang mengikuti Pelatda PON dan pada tahun 2025, pihak kampus tidak mengirimkan delegasi untuk kategori olahraga. Jadi, bisa meraih medali emas di tahun 2026 ini membuat saya merasa sangat bangga,” ungkapnya.
Pertandingan Alvin hingga meraih medali emas dihadapkan dengan perwakilan dari USM (Universiti Sains Malaysia), dilanjutkan dengan UUM (Universiti Utara Malaysia), kemudian semifinal dengan USK (Universitas Syiah Kuala), hingga akhirnya pada tahap final berjumpa kembali dengan USM (Universiti Sains Malaysia) dan meraih kemenangan.
Alvin juga menyebut tantangan terbesar yang dihadapi saat kalah di set pertama pada laga perdana fase grup melawan perwakilan dari Universiti Sains Malaysia (USM). “Kondisinya cukup menegangkan, tetapi saya bisa menjaga fokus, membalikkan keadaan, dan berhasil memenangkan set kedua dan ketiga,” ucapnya.
Alvin berharap dapat konsisten berlatih dan kembali menyumbangkan prestasi untuk nama baik USU di ajang-ajang bergengsi selanjutnya. “Sebagai mahasiswa, saya harus bisa menyeimbangkan prestasi nonakademik ini dengan target akademik saya di kampus,” jelasnya
Sementara itu, Ketua UKM Badminton USU, Agil Armansyah, mengatakan bahwa mereka mengalami kendala dalam persiapan untuk ajang IMT-GT. GOR Cikal Pintu 3 yang biasa digunakan untuk latihan sedang dalam proses renovasi, sehingga mereka sempat mengalami kesulitan mencari tempat latihan untuk persiapan IMT-GT.
“Kami berupaya meminta pihak universitas untuk memfasilitasi kebutuhan latihan. Alhamdulillah, latihan tetap dapat berjalan karena pihak universitas mendukung dan membiayai berbagai kebutuhan selama masa persiapan. Anak-anak UKM yang dipersiapkan untuk ajang IMT-GT juga menjalani latihan secara rutin dan penuh semangat, sehingga hasil yang diraih saat ini sesuai dengan harapan kami,” tuturnya.
Agil juga turut mengapresiasi kemenangan yang diraih oleh UKM Badminton. “Semoga dengan adanya beberapa anak UKM yang memenangkan medali di ajang IMT-GT bisa menjadi motivasi untuk adik-adik di UKM agar tetap semangat untuk latihan dan dapat meraih medali di ajang IMT-GT maupun kejuaraan lainnya,” tutupnya.



