
WARTAWACANA – Tim TANBIO-BAG Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) 2026 melalui inovasi polybag biodegradable berbahan biochar Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan abu sekam padi. Kegiatan pengembangan produk tersebut dilaksanakan di Fakultas Pertanian (FP) USU, Sabtu (23/5/2026).
Pengembangan TANBIO-BAG dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari persiapan bahan baku, produksi, pengeringan, hingga pengecekan kualitas produk. Setelah dikemas, produk kemudian dipasarkan melalui media sosial dan secara langsung kepada para calon konsumen.
Ketua Tim TANBIO-BAG, Helsa Natasya Br Sembiring, menjelaskan bahwa inovasi tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan limbah pertanian agar menjadi produk bernilai guna. “Melalui TANBIO-BAG, kami ingin membuktikan bahwa limbah pertanian seperti TKKS dan abu sekam padi dapat diolah menjadi produk inovatif yang bernilai guna dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Tim TANBIO-BAG terdiri atas Helsa Natasya Br Sembiring sebagai ketua, bersama anggotanya Hegita Veronika Br Sembiring, Andri Wifali, Annisa Anggun Ray, dan Putra Jernius Batee. Anggota tim berasal dari Program Studi (Prodi) yang beragam, dengan dosen pendamping Beatrix Sofranes Napitupulu, S.Agr., M.Agr
Helsa berharap dengan pencapaian ini, dapat menjadi motivasi bagi tim untuk terus berinovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan. “Kami berharap TANBIO-BAG dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi langkah awal bagi kami untuk terus berkarya dan berprestasi,” pungkasnya.
***
Tulisan ini merupakan publikasi Tim TANBIO-BAG USU, tim penerima pendanaan PKM-K, yang menghadirkan inovasi produk polybag biodegradable berbahan biochar TKKS dan abu sekam padi yang ramah lingkungan.



