
Oleh : Pasyha Kirana
USU, wacana.org – Tim Mahasiswa Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU), Alif Siky Ridhofa dari Program Studi D3 Teknik Informatika, stambuk 2024 dan Sadina Umeko dari Program Studi D4 Statistika, Stambuk 2024, meraih Juara 4 kategori Online Store Design pada The 12th International UTU Awards 2026 melalui karya AsuhTambak. Kompetisi ini diselenggarakan Universitas Teuku Umar (UTU) di Meulaboh, Aceh, pada 21–23 September 2026.
AsuhTambak merupakan platform online store berbasis adoption commerce di sektor perikanan dan kelautan. Melalui platform ini, masyarakat tidak hanya dapat membeli hasil laut secara langsung, tetapi juga mengadopsi komoditas budidaya dan memantau proses pertumbuhannya hingga masa panen. Fitur unggulannya meliputi Live Growth Timeline, Farm Dashboard, Farmer Story, dan Harvest Choice.
Sadina, pada SabtuOleh : Pasyha Kirana
USU, wacana.org – Tim Mahasiswa Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU), Alif Siky Ridhofa dari Program Studi D3 Teknik Informatika, stambuk 2024 dan Sadina Umeko dari Program Studi D4 Statistika, Stambuk 2024, meraih Juara 4 kategori Online Store Design pada The 12th International UTU Awards 2026 melalui karya AsuhTambak. Kompetisi ini diselenggarakan Universitas Teuku Umar (UTU) di Meulaboh, Aceh, pada 21–23 September 2026.
AsuhTambak merupakan platform online store berbasis adoption commerce di sektor perikanan dan kelautan. Melalui platform ini, masyarakat tidak hanya dapat membeli hasil laut secara langsung, tetapi juga mengadopsi komoditas budidaya dan memantau proses pertumbuhannya hingga masa panen. Fitur unggulannya meliputi Live Growth Timeline, Farm Dashboard, Farmer Story, dan Harvest Choice.
Sadina, pada Kamis (17/10/2026) menyebutkan bahwa proses persiapan karya ini berlangsung selama beberapa bulan, mulai dari riset ide, perancangan konsep bisnis, hingga penyempurnaan desain visual. “Tantangan terbesarnya adalah bagaimana mengubah ide yang kami punya menjadi sebuah platform yang bukan cuma bagus secara visual, tetapi juga punya manfaat nyata dan konsep bisnis yang jelas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa proses tersebut memberikan banyak pembelajaran bagi seluruh anggota tim. “Dari proses itu kami banyak belajar tentang pentingnya komunikasi, pembagian tugas, dan saling bertukar ide dalam tim. Justru tantangan-tantangan tersebut yang membuat kami terus mengevaluasi dan menyempurnakan AsuhTambak,” ungkapnya.
Menanggapi pencapaian tersebut, Henokh Maruli Tua Lumban Tobing, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Stambuk 2025, turut mengapresiasi prestasi yang diraih tim AsuhTambak. “Saya bangga karena prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu bersaing di tingkat internasional dan membawa nama baik kampus. Semoga pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berani menunjukkan kemampuan mereka,” tuturnya (17/10/2026) menyebutkan bahwa proses persiapan karya ini berlangsung selama beberapa bulan, mulai dari riset ide, perancangan konsep bisnis, hingga penyempurnaan desain visual. “Tantangan terbesarnya adalah bagaimana mengubah ide yang kami punya menjadi sebuah platform yang bukan cuma bagus secara visual, tetapi juga punya manfaat nyata dan konsep bisnis yang jelas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa proses tersebut memberikan banyak pembelajaran bagi seluruh anggota tim. “Dari proses itu kami banyak belajar tentang pentingnya komunikasi, pembagian tugas, dan saling bertukar ide dalam tim. Justru tantangan-tantangan tersebut yang membuat kami terus mengevaluasi dan menyempurnakan AsuhTambak,” ungkapnya.
Menanggapi pencapaian tersebut, Henokh Maruli Tua Lumban Tobing, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Stambuk 2025, turut mengapresiasi prestasi yang diraih tim AsuhTambak. “Saya bangga karena prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu bersaing di tingkat internasional dan membawa nama baik kampus. Semoga pencapaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berani menunjukkan kemampuan mereka,” tuturnya.
*Reporter adalah anggota magang BOPM Wacana 2026.



